Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

Pemko Batam

Amsakar Paparkan Strategi Batam Sukseskan Program 3 Juta Rumah

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti penilaian pemerintah daerah berprestasi dalam implementasi Program 3 Juta Rumah secara virtual dari Kantor Wali Kota Batam, Jumat (7/8/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti penilaian pemerintah daerah berprestasi dalam implementasi Program 3 Juta Rumah secara virtual dari Kantor Wali Kota Batam, Jumat (7/8/2026).

Maklumatkepri.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah melalui berbagai kebijakan strategis yang berfokus pada penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat mengikuti penilaian pemerintah daerah berprestasi dalam implementasi Program 3 Juta Rumah secara virtual dari Kantor Wali Kota Batam, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah yang dinilai berhasil mengimplementasikan kebijakan penyediaan hunian layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam paparannya, Amsakar menyampaikan bahwa sektor perumahan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kota Batam. Pertumbuhan penduduk yang pesat, meningkatnya arus investasi, serta tingginya urbanisasi mendorong kebutuhan hunian yang terus bertambah sehingga memerlukan perencanaan yang matang dan berkelanjutan.

“Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Amsakar.

Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah kebijakan strategis, antara lain penyediaan lahan untuk pembangunan perumahan, kemudahan perizinan dan penataan ruang, percepatan pembangunan rumah bagi MBR, penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga digitalisasi data perumahan. Berbagai langkah tersebut selaras dengan visi pembangunan Batam sebagai kota baru yang maju, modern, dan berkelanjutan.

Pemko Batam juga memberikan sejumlah insentif untuk mempercepat pembangunan rumah bersubsidi. Insentif tersebut meliputi pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Selain itu, pemerintah terus memperkuat pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), seperti jalan, drainase, penerangan jalan umum, dan jaringan air bersih sebagai penunjang kawasan permukiman.

Amsakar menegaskan, keberhasilan Program Nasional 3 Juta Rumah memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Pemko Batam terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat, BP Batam, pengembang, perbankan, akademisi, serta masyarakat agar penyediaan hunian layak dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Kami percaya kolaborasi adalah kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis target penyediaan rumah layak bagi masyarakat dapat diwujudkan sekaligus meningkatkan daya saing Batam sebagai kota investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan konsep pembangunan permukiman terpadu yang diterapkan di Batam. Pembangunan kawasan tidak hanya berfokus pada penyediaan rumah, tetapi juga dilengkapi infrastruktur dasar, seperti jalan, drainase, jaringan air bersih, listrik, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, ruang terbuka hijau, serta fasilitas sosial dan ekonomi.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan permukiman yang sehat, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.

“Membangun rumah adalah membangun harapan, membangun kawasan berarti membangun masa depan,” tegas Amsakar.

Melalui berbagai kebijakan dan inovasi tersebut, Pemerintah Kota Batam optimistis dapat memberikan kontribusi nyata terhadap keberhasilan Program Nasional 3 Juta Rumah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, berkualitas, dan berkelanjutan.

Sumber: MC Batam
Editor   : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 14:05 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Trending di Batam