PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Opini

Sebelum Tewas, Bripda Natanael Disebut Ungkap Judi Online di Rusun Polda Kepri

badge-check


					Ayah Bripda Natanael Simanungkalit, Roy Simanungkalit memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Perbesar

Ayah Bripda Natanael Simanungkalit, Roy Simanungkalit memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Maklumatkepri.com. Batam- Kesaksian ayah Bripda Natanael Simanungkalit mengungkap cerita yang disampaikan korban sebelum meninggal dunia. Natanael disebut pernah bercerita kepada keluarganya mengenai maraknya judi online di Rusun Polda Kepulauan Riau serta adanya permintaan uang dari senior.

Hal itu diungkap Roy Simanungkalit saat menjadi saksi dalam persidangan perkara kematian anaknya di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (3/9/2026).

Perkara tersebut terdaftar dengan nomor 605/Pid.B/2026/PN Btm dengan terdakwa Arawna Sihombing. Sementara tiga terdakwa lainnya, yakni Asrul Prasetia, Muhammad Alfarizi dan Guntur Sakti Pamungkas, menjalani persidangan dalam berkas perkara terpisah.

Roy mengatakan, cerita mengenai kondisi di Rusun Polda Kepri disampaikan Natanael kepada ibunya sekitar sepekan sebelum meninggal dunia.

“Mak, di Rusunawa itu banyak judi online. Saya sering diminta-minta loh, Mak,” ujar Roy menirukan ucapan anaknya di hadapan majelis hakim.

Menurut Roy, Natanael tidak hanya mengeluhkan dugaan judi online. Korban juga disebut beberapa kali bercerita mengenai permintaan uang dari seniornya.

Roy mengaku baru memahami persoalan yang dialami anaknya secara lebih jauh setelah Natanael meninggal dunia.

Dia mengatakan, apabila sejak awal mengetahui persoalan tersebut, dirinya akan meminta Natanael berhenti dari kepolisian.

“Kalau sebelum kejadian ngomong kayak gitu ke saya, langsung saya berhentikan dari polisi,” kata Roy. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 14:05 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Trending di Batam