Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

Pemko Batam

Advokasi GERMAS SAPA 2026, Pemko-BPOM Perkuat Komitmen Keamanan Pangan

badge-check


					Sekda Batam, Firmansyah, membuka GERMAS SAPA Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026). Perbesar

Sekda Batam, Firmansyah, membuka GERMAS SAPA Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

MaklumatKepri.Com. Batam- Pemerintah Kota Batam terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan keamanan pangan. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi. Program ini diimplementasikan melalui Gerakan Keamanan Pangan Desa/Kelurahan (GKPD) serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (SAPA Sekolah).

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Batam turut menandatangani kesepakatan bersama dengan BPOM. Penandatanganan ini juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam memperkuat sistem keamanan pangan di Batam.

Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa upaya ini harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

“Pangan aman bukan pilihan, melainkan keharusan. Kelalaian hari ini dapat berdampak besar di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPOM, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan edukasi dan pengawasan pangan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, kualitas generasi yang sehat akan berbanding lurus dengan percepatan pembangunan daerah.

“Jika generasi kita sehat, pembangunan Batam akan bergerak lebih cepat, kuat, dan berdaya saing,” kata dia.

Firmansyah juga mendorong seluruh peserta agar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas dalam memilih, mengelola, dan mengawasi pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan komitmen lintas sektor yang terus diperkuat, Batam diharapkan dapat menjadi daerah dengan budaya keamanan pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar: Pendidikan Jadi Investasi Penting untuk Siapkan Generasi Batam Berdaya Saing Global

31 Oktober 2026 - 19:17 WIB

HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan

31 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Trending di Batam