Maklumatkepri.com. Jakarta-Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia atau BPP KAPMI menuntaskan Rapat Pleno dengan melahirkan 7 keputusan strategis, kemarin, Kamis (6/8/2026).
Langkah ini menjadi pijakan KAPMI untuk bergerak lebih solid, terstruktur, dan berdampak hingga ke akar rumput.

Dalam pleno tersebut, BPP KAPMI menetapkan arah organisasi untuk periode ke depan dengan fokus pada penguatan kelembagaan, ekspansi wilayah, dan penguatan peran di isu nasional.
Berikut 7 keputusan hasil Pleno BPP KAPMI:
1. Restrukturisasi Kepengurusan BPP KAPMI, Penataan ulang struktur di tingkat pusat guna meningkatkan efektivitas kerja dan soliditas organisasi.
2. Pembentukan 9 Korwil se-Indonesia, Pembentukan 9 Koordinator Wilayah untuk memperkuat konsolidasi, kaderisasi, dan pergerakan KAPMI di seluruh wilayah.
3. Penetapan Rakernas 2026, Rapat Kerja Nasional KAPMI akan digelar pada 20 Oktober 2026 sebagai forum konsolidasi dan perumusan program strategis.
4. Pengesahan AD/ART dan Program Kerja KAPMI, Pengesahan AD/ART dan program kerja sebagai konstitusi dan peta jalan organisasi.
5. Pengangkatan Ketum dan Sekjen KAPMI-PT, Pengangkatan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal KAPMI Perguruan Tinggi untuk memperkuat jejaring alumni di kampus.
6. Pengangkatan Ketua Satgas MBG, Pembentukan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis untuk mendukung dan mengawal program MBG pemerintah di lapangan.
7. Pengangkatan Satgas Koperasi Desa Merah Putih, Pembentukan Satgas Komdes Merah Putih sebagai ujung tombak KAPMI dalam penguatan ekonomi, sosial, dan ketahanan desa.
“Dengan 7 keputusan ini, KAPMI menyatakan sikap: kita tidak hanya berorganisasi, tapi hadir memberi solusi. Dari kampus, ke wilayah, hingga ke desa,” ujar Ketua Umum Muliansyah, Sebagai pimpinan sidang pleno.
Dengan struktur baru dan 2 satgas strategis ini, BPP KAPMI optimis dapat memperluas peran dalam mendukung program pemerintah dan penguatan pemuda di Indonesia.Tutup (Red)












