PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Kepulauan Riau

Bulan Imunisasi Kejar, Saatnya Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

badge-check


					Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar saat melakukan kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri dalam rangka pencanangan Bulan Imunisasi Kejar di Posyandu Saliara Perum Bukit Raya Jalan Ganet KM 12 Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (21/10/2026). Perbesar

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar saat melakukan kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri dalam rangka pencanangan Bulan Imunisasi Kejar di Posyandu Saliara Perum Bukit Raya Jalan Ganet KM 12 Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (21/10/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak-Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, mengajak para orang tua untuk melengkapi imunisasi anak yang belum sesuai jadwal di momentum Bulan Imunisasi Kejar Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Dewi saat melakukan kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri dalam rangka pencanangan Bulan Imunisasi Kejar di Posyandu Saliara Perum Bukit Raya Jalan Ganet KM 12 Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (21/10/2026).

Dewi menegaskan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi secara lengkap sebagai bagian penting dari upaya melindungi kesehatan dan mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

“Ini menjadi momentum bagi para orang tua untuk melengkapi imunisasi anak. Mari kita manfaatkan bulan imunisasi kejar ini agar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal bisa segera melengkapinya,” ujar Dewi.

Ia mengakui, masih terdapat persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat mengenai imunisasi, termasuk kekhawatiran terhadap dampak negatifnya. Karena itu, edukasi dan penyampaian informasi yang benar perlu terus diperkuat agar orang tua memahami manfaat imunisasi bagi kesehatan anak.

Dewi juga mengingatkan bahwa pelayanan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan harus terus dimanfaatkan masyarakat untuk memantau tumbuh kembang anak sekaligus memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Menurutnya, keberhasilan program imunisasi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu hingga keluarga sebagai sasaran utama pelayanan.

“Pada kesempatan ini, kita berkumpul untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang imunisasinya belum lengkap. Mari bersama-sama bergerak agar kesempatan selama satu bulan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan imunisasi anak,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Dewi menekankan lima hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar.

Pertama, memperkuat pendataan dan pemetaan sasaran agar seluruh anak yang belum memperoleh imunisasi sesuai jadwal dapat teridentifikasi dan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan.

Kedua, meningkatkan edukasi dan komunikasi kepada masyarakat melalui penyampaian informasi yang benar, sederhana, santun, dan mudah dipahami mengenai manfaat serta jadwal imunisasi.

Ketiga, mengoptimalkan peran kader Posyandu untuk mengingatkan orang tua, melakukan pendampingan, menyebarluaskan informasi, serta menghubungkan keluarga dengan petugas kesehatan.

Keempat, memastikan pelayanan imunisasi yang aman, berkualitas, dan mudah dijangkau dengan memperhatikan standar pelayanan, kelayakan vaksin, rantai dingin, pencatatan, serta pemantauan setelah imunisasi.

Kelima, melaksanakan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan agar keberhasilan program tidak hanya diukur dari pencanangan, tetapi juga dari peningkatan cakupan imunisasi dan semakin banyaknya anak yang memperoleh imunisasi lengkap.

Dewi berharap kunjungan kerja tersebut semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antara Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri, pemerintah kabupaten/kota, Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, serta seluruh kader Posyandu.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan bantuan bagi 100 bayi dan balita sasaran Posyandu sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak serta penguatan pelayanan Posyandu di masyarakat.

Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kota Tanjungpinang, Augus Raja Unggul, yang hadir mewakili Wali Kota Tanjungpinang, menyampaikan bahwa kunjungan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri menjadi motivasi bagi pemerintah kota untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

Ia menilai Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat, terutama melalui edukasi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pelayanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, Kota Tanjungpinang mendapatkan bimbingan dan arahan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepri. Kami juga ingin berdiskusi dan menyerap berbagai masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Melalui pencanangan Bulan Imunisasi Kejar Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kepri berharap semakin banyak anak mendapatkan imunisasi sesuai kebutuhan dan jadwalnya. Sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan orang tua diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi untuk melindungi generasi masa depan.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Yosie Susanti; Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kepri Laode Ardian Tawalu Meuwa; Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam; Camat Tanjungpinang Timur Saparilis; serta Lurah Pinang Kencana Al Imron. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

30 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

29 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah

29 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Trending di Kepulauan Riau