PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Dunia

Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo

badge-check


					Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo Perbesar

MaklumatKepri.com, Jakarta-Wacana Indonesia mundur dari Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace mulai menguat setelah Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan sinyal tegas terkait kemungkinan langkah tersebut.

Muzani mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali menyebutkan potensi keluar dari forum internasional itu dalam berbagai kesempatan.

Pernyataan tersebut kembali muncul setelah Muzani melakukan pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore tanggal 4 Maret 2026.

Menurut Muzani keputusan bergabung atau meninggalkan organisasi semacam BoP sangat mungkin dilakukan Indonesia asalkan didasari kesepakatan bersama serta pertimbangan kepentingan nasional yang matang.

“Bagi Indonesia masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden Kita bisa saja kapan saja keluar tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama” ujar Muzani kepada wartawan seusai pertemuan di Istana.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian masyarakat terutama di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Indonesia awalnya bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza karena keyakinan bahwa forum tersebut dapat mempercepat pencapaian kemerdekaan Palestina.

BoP dibentuk dengan tujuan utama mendorong proses perdamaian sekaligus mendukung pembangunan ulang wilayah Palestina yang rusak parah akibat konflik panjang.

Muzani menjelaskan bahwa misi forum itu fokus pada rekonstruksi rehabilitasi serta pembangunan kembali Gaza yang mengalami kerusakan masif selama konflik berlangsung.

Namun perkembangan terkini di tingkat global membuat pemerintah Indonesia mulai mengevaluasi ulang keikutsertaannya dalam organisasi tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan

24 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London, Setara Winston Churchill

17 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Di Balik Gemerlap K-Pop: Mengapa Puluhan Ribu Warga Korea Selatan Memilih Berislam?

14 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

11 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Tabrak Ranjau Supertanker Meledak di Selat Hormuz, Kapal LPG NV Sunshine Ikut Terbakar

11 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Trending di Dunia