Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

News

Ini Detik-detik Wang Lie Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa di Gym Hotel Maximillian Karimun

badge-check


					Ini Detik-detik Wang Lie Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa di Gym Hotel Maximillian Karimun Perbesar

MaklumatKepri.com, Karimun-Detik-detik sebelum Wang Lie (61) ditemukan tak bernyawa di ruang gym Hotel Maximillian mulai terungkap. Korban diketahui datang seorang diri untuk berolahraga, sebelum akhirnya ditemukan tergeletak dan tidak bergerak di dalam ruangan fitnes, Kamis, 26 Maret 2026 sekitar pukul 12.50 WIB.

Berdasarkan keterangan awal, aktivitas korban di gym berlangsung seperti biasa. Namun, situasi berubah saat ia tiba-tiba terjatuh tanpa diketahui secara pasti penyebabnya.

Korban disebut sempat menggunakan fasilitas gym layaknya pengunjung lain. Tidak ada tanda mencurigakan yang terlihat sebelum insiden terjadi.

Beberapa saat kemudian, korban ditemukan dalam posisi terbaring di lantai dengan kondisi tidak bergerak.

“Korban datang untuk berolahraga, kemudian ditemukan sudah terbaring di lantai,” ujar Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pengawas gym yang melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak. Saksi kemudian segera melaporkan kepada manajemen hotel.

Saat didekati, korban tidak menunjukkan respons. Sabuk gym yang masih terpasang di tubuh korban kemudian dilepaskan untuk memeriksa kondisinya.

“Saksi bersama pihak manajemen langsung mendekati korban dan mengecek kondisinya,” jelasnya.

Situasi di dalam gym sempat panik setelah korban ditemukan tidak bergerak. Pengunjung dan staf hotel berupaya memastikan kondisi korban sebelum akhirnya dipastikan telah meninggal dunia.

Peristiwa ini membuat aktivitas di lokasi sempat terhenti sejenak.

Tak lama setelah kejadian dilaporkan, aparat kepolisian langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Selain memeriksa saksi-saksi, polisi juga mengamankan rekaman CCTV guna mengungkap secara pasti detik-detik kejadian.

“Kami telah mengamankan rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi,” kata AKP Andri Yusri.

Dalam penanganan lebih lanjut, pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Meski begitu, visum tetap dilakukan sebagai prosedur awal pemeriksaan.
Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (IMJ)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gugatan Dividen 1996–2003, Pengadilan Uji Legalitas PT Seko Fajar

31 Oktober 2026 - 22:00 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi

29 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis

29 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON

24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Trending di Hukrim