Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026 Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

Nasional

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Sekolah Tak Ada WFH, Proses Belajar Mengajar Tetap Tatap Muka!

badge-check


					Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Sekolah Tak Ada WFH, Proses Belajar Mengajar Tetap Tatap Muka! Perbesar

MaklumatKepri.com, Jakarta-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka (luring) dan berjalan normal, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan transformasi budaya kerja nasional.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam program 8 Transformasi Budaya Kerja Nasional, yang tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai layanan prioritas yang harus berjalan secara langsung di satuan pendidikan.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa transformasi budaya kerja merupakan langkah strategis pemerintah untuk menciptakan sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan kualitas layanan pendidikan.

“Transformasi budaya kerja yang tengah dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, ia menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki karakteristik khusus yang mengandalkan interaksi langsung antara guru dan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan digantikan dengan skema bekerja dari rumah (work from home / WFH).

Selain kegiatan akademik, Mendikdasmen juga memastikan bahwa aktivitas non-akademik seperti olahraga, ekstrakurikuler, dan pengembangan prestasi siswa tetap dapat dilaksanakan secara normal tanpa pembatasan.

Di sisi lain, Abdul Mu’ti mendorong seluruh satuan pendidikan untuk turut mendukung kebijakan efisiensi energi nasional. Sekolah diimbau menerapkan budaya hemat energi melalui penggunaan listrik secara bijak, memaksimalkan pencahayaan alami, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan warga sekolah.

Menurutnya, keberlangsungan pembelajaran tatap muka tidak hanya menjaga stabilitas layanan publik di sektor pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. (IMJ)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik

1 November 2026 - 23:37 WIB

Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 17:20 WIB

Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 17:17 WIB

Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

31 Oktober 2026 - 22:11 WIB

PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo

31 Oktober 2026 - 00:44 WIB

Trending di Nasional