Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

Batam

Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir

badge-check


					Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir Perbesar

MaklumatKepri.Com. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam menangani tiga persoalan utama kota, yakni pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, dan banjir.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas, Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Amsakar menyampaikan bahwa ketiga persoalan tersebut hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat dan terus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Air bersih, sampah, dan banjir adalah persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi fokus utama kami, dan terus kami tangani secara bertahap,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak tinggal diam. Berbagai langkah percepatan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas dan distribusi layanan air bersih, pembenahan sistem pengelolaan sampah, hingga penanganan titik-titik rawan banjir di sejumlah wilayah.

“Kami memahami ini adalah kebutuhan mendasar. Karena itu, penanganannya terus kami dorong agar hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Diperlukan peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran bersama, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi berbagai persoalan dan membangun Batam menjadi lebih baik,” ujarnya.

Amsakar turut mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai positif pasca-Ramadan, termasuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan di Kota Batam.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar: Pendidikan Jadi Investasi Penting untuk Siapkan Generasi Batam Berdaya Saing Global

31 Oktober 2026 - 19:17 WIB

HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan

31 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Trending di Batam