Menu

Mode Gelap
Investasi Batam Tumbuh 62,75 Persen, Ciptakan 40.943 Lapangan Kerja Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani

Opini/ Religi

::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani

badge-check


					::: INSPIRASI PAGI: Untung Sabut HM Sani Perbesar

SEPULUH tahun lalu, tepatnya Jumat, 8 April 2016, Gubernur Kepulauan Riau H Muhammad Sani, berpulang di RS Abdi Waluyo, Jakarta, pukul 15.00 WIB, di usia 73 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Makam Pahlawan Batu 5, Kota Tanjungpinang.

Banyak inspirasi dan motivasi yang bisa diunduh dari mantan camat dan Sekretaris Daerah Kota Batam ini, ketika membuka buku biografinya berjudul “Untung Sabut”, yang terbit dan diluncurkan di Batam pada Mei 2011 silam.

Salah satu yang menarik, kisah tentang almarhum dengan sepeda. HM Sani, yang saat itu tinggal Paritmangkil, Sungaiungar, di selatan Pulau Kundur, kini Kabupaten Karimun, harus menempuh jarak delapan kilometer agar bisa bersekolah di Tanjungbatu.

Untunglah, di Parit Mangkil, ia bertemu Ku Yu Fak, yang juga siswa di sekolah yang sama. Dari sanalah perjalanan bersejarah itu dimulai.

“Karena tak ada sepeda, setiap hari saya menumpang sepeda Ku Yu Fak. Berganti-ganti kami saling membonceng. Kami mengayuhnya dengan penuh kegembiraan. Berhari-hari, jalan yang sama kami lalui. Tak peduli bagaimana cuaca hari itu.”

Sepeda yang mereka pakai, tentu masih sederhana. Belum tersentuh teknologi perpindahan gigi (gear shifting) seperti saat ini. Jalan panjang nan berliku itupun masih lusuh dan berbatu. Namun, justru inilah yang membentuk jiwa kepemimpinan remaja yang kelak menjadi birokrat dan politisi tangguh itu.

Dari kisah sederhana tokoh yang meninggal di paruh kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Kepri tersebut, kita belajar bahwa: pencapaian besar sering kali tumbuh dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan hati. Alfatihah untuk almarhum H Muhammad Sani.

Bagaimana menurut Anda? (riza)
__
DISARIKAN dari tulisan Rizal Saputra: Satu Dekade H Muhammad Sani

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PROSPEK DAN KEBANGKITAN KOPERASI INDONESIA DI MOMENTUM HARI JADINYA KE 79 PADA 12 JULI 2026

13 Juli 2026 - 10:59 WIB

Koperasi: Penguatan Ekonomi Pesisir dari Akar Rumput

13 Juli 2026 - 10:46 WIB

Multiplier Effect Nyata Yang Diharapkan Dalam Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an

5 Juli 2026 - 05:19 WIB

Perhelatan Kenduri Seni Melayu Batam: Lebih Dari Sekedar Pesta Rakyat “Mempertahankan Warisan, Kebanggaan, serta Kualitas”

3 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kaya Hati Itulah Kekayaan Sejati

30 Juni 2026 - 03:18 WIB

Trending di Opini/ Religi