Menu

Mode Gelap
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026 Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda) Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

News

Sekdaprov Misni Tegaskan Komitmen Pemprov Kepri Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

badge-check


					Sekdaprov Kepri, Misni saat mengikuti talk show sempena Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang Kementerian PPPA RI secara daring dari ruang kerjanya, Lantai 3 Kantor Gubernur Kepri, Kamis (30/4/2026). Perbesar

Sekdaprov Kepri, Misni saat mengikuti talk show sempena Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang Kementerian PPPA RI secara daring dari ruang kerjanya, Lantai 3 Kantor Gubernur Kepri, Kamis (30/4/2026).

KEPRI – Sekdaprov Kepri Misni menegaskan jika Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berkomitmen dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah.

“Kami di daerah berupaya menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program-program yang konkret dan tepat sasaran, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak,” ujar Misni, Kamis (30/4/2026).

Misni menyebut perempuan di Kepulauan Riau semakin strategis, baik dalam sektor ekonomi maupun sosial. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang berkelanjutan agar perempuan dapat berdaya dan mandiri.
“Perempuan di Kepri memiliki potensi besar yang harus terus didorong. Dengan pemberdayaan yang tepat, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” ungkapnya.
Selain itu, Misni juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, melalui penguatan regulasi dan layanan di tingkat daerah.
“Kami terus memperkuat sistem perlindungan, baik melalui regulasi maupun layanan pendampingan, agar perempuan dan anak di Kepri merasa aman dan terlindungi,” tutupnya.
Dalam rangka memperkuat komitmen Pemprov Kepri dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak, Sekda Misni, Kamis pagi tadi mengikuti kegiatan talk show sempena Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom dari Ruang Kerja Sekda, Lantai 3 Kantor Gubernur Kepulauan Riau.
Acara dibuka langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, dari Gedung KemenPPPA RI, Jakarta.
Talk show ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini yang mengangkat tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi.”
Kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah, sebagai bentuk sinergi dalam mendorong kesetaraan gender dan peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia.
Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.
“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan dalam setiap langkah pembangunan. Perempuan Indonesia harus memiliki akses yang setara dalam pendidikan, ekonomi, dan pengambilan keputusan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan yang ada.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan komitmen bersama untuk memastikan perempuan dan anak mendapatkan perlindungan yang optimal serta kesempatan yang adil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arifah Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat di Indonesia untuk berperan aktif dalam mendukung pemberdayaan perempuan, termasuk melalui penguatan peran keluarga dan komunitas.
“Pemberdayaan perempuan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dari keluarga, kita bisa mulai menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang perempuan dan anak,” tegasnya.

Perwarta : JN
Sumber : Diskominfo Kepri
Redaksi : AKM

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

12 September 2026 - 00:42 WIB

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

12 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

12 September 2026 - 00:00 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 22:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 22:11 WIB

Trending di Kepri