PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Tanjungpinang

Tak Ingin Wisatawan Hanya Singgah, Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu

badge-check


					Tak Ingin Wisatawan Hanya Singgah, Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mulai menyiapkan strategi agar wisatawan mancanegara yang masuk melalui Batam tidak hanya singgah, tetapi juga menginap dan berbelanja di Tanjungpinang. Langkah itu dilakukan melalui pengembangan paket wisata terpadu yang menghubungkan destinasi di Batam, Tanjungpinang hingga Bintan.

Upaya tersebut disiapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang menjelang musim libur sekolah di negara tetangga yang diperkirakan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Kepulauan Riau, khususnya Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan, selama ini Batam masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya berdampak bagi perekonomian Tanjungpinang karena sebagian wisatawan hanya melakukan perjalanan singkat.

Karena itu, Disbudpar mulai mendorong kerja sama antar pelaku industri pariwisata untuk menciptakan perjalanan wisata yang membuat wisatawan tinggal lebih lama di Tanjungpinang.

“Sehingga dengan dibuatnya paket wisata tersebut, terdapat wisatawan yang akan menginap di Tanjungpinang minimal satu malam,” ujar Nazri, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, peningkatan lama tinggal wisatawan akan berdampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal, mulai dari hotel, rumah makan, transportasi hingga pelaku UMKM di kawasan wisata.

Selain menyiapkan strategi paket wisata, Disbudpar juga mulai memperkuat kualitas pelayanan di Pulau Penyengat guna menyambut lonjakan kunjungan saat libur sekolah negara tetangga.

Nazri menyebutkan, secara umum kesiapan destinasi wisata Pulau Penyengat sudah cukup memadai. Meski demikian, pemerintah tetap akan mengingatkan para pelaku usaha wisata agar meningkatkan standar pelayanan kepada wisatawan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya ketersediaan life jacket pada transportasi pompong, penampilan penarik becak motor, hingga keterbukaan daftar harga makanan di tempat usaha kuliner.

“Kesiapan Pulau Penyengat dalam menghadapi libur sekolah negara tetangga sudah cukup memadai,” katanya.

Pembenahan pelayanan tersebut penting untuk menjaga citra pariwisata Tanjungpinang di mata wisatawan mancanegara, terutama karena Pulau Penyengat menjadi salah satu wajah utama wisata budaya Melayu di Kepulauan Riau.

Disbudpar juga akan menindaklanjuti upaya tersebut melalui pelaksanaan famtrip dan audiensi bersama asosiasi serta pelaku industri pariwisata di Batam dan Tanjungpinang guna memperkuat kolaborasi promosi wisata daerah.

“Akan kita wujudkan dengan pelaksanaan famtrip dan audiensi bersama pelaku industri pariwisata Kota Batam dan Tanjungpinang,” pungkasnya.(Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya

30 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Trending di Tanjungpinang