Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres Sidang Timbal Beracun Di Serang, Direksi PT GRS Harus Dipenjara! Gugatan Dividen 1996–2003, Pengadilan Uji Legalitas PT Seko Fajar

Tanjungpinang

Budaya Melayu Jadi Magnet Wisman ke Tanjungpinang

badge-check


					Budaya Melayu Jadi Magnet Wisman ke Tanjungpinang Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Warisan budaya Melayu dan pesona Pulau Penyengat masih menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara untuk datang ke Kota Tanjungpinang. Hal itu terlihat dari meningkatnya kunjungan wisman pada triwulan I tahun 2026 sebesar 3,98 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Peningkatan kunjungan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Tanjungpinang yang selama ini mengandalkan kekuatan wisata budaya, sejarah, religi hingga kuliner khas Melayu.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan, kuatnya identitas budaya Melayu menjadi alasan tersendiri bagi wisatawan asing untuk datang berkunjung, khususnya wisatawan asal Malaysia.

“Warisan budaya Melayu yang kuat merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara,” ujar Nazri, Minggu (10/5/2026).

Selain budaya Melayu, Pulau Penyengat juga masih menjadi destinasi favorit wisatawan karena memiliki nilai sejarah dan religi yang khas di Kepulauan Riau.

Nazri mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan turut didukung keberadaan agen perjalanan wisata yang aktif menawarkan berbagai paket perjalanan ke Tanjungpinang.

Karena itu, Disbudpar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata dan instansi terkait guna menjaga tren peningkatan kunjungan wisatawan.

“Akan terus kita lakukan dengan kolaborasi, kerja sama, serta komunikasi yang baik dengan pelaku industri pariwisata dan instansi lainnya,” katanya.

Tak hanya budaya dan destinasi wisata, sektor kuliner juga menjadi salah satu kekuatan pariwisata Tanjungpinang dalam menarik wisatawan mancanegara.

Ragam kuliner khas Melayu dengan cita rasa yang unik disebut memberi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Tanjungpinang.

“Karena Kota Tanjungpinang sangat kaya dengan beragam kuliner dan cita rasa yang menarik untuk wisatawan,” tambah Nazri.

Disbudpar tetap optimistis target 100 ribu kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026 dapat tercapai. Upaya promosi wisata dan kerja sama dengan pelaku industri pariwisata akan terus dilakukan untuk mendukung target tersebut.

“Untuk target wisman 100 ribu tetap kita harus optimis,” pungkasnya (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang