Menu

Mode Gelap
Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

Tanjungpinang

Setiap Kelurahan di Tanjungpinang Ditargetkan Miliki Anak Asuh Cegah Stunting pada 2026

badge-check


					Setiap Kelurahan di Tanjungpinang Ditargetkan Miliki Anak Asuh Cegah Stunting pada 2026 Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan setiap kelurahan memiliki minimal satu anak asuh dari keluarga berisiko stunting pada 2026 melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, dalam pertemuan evaluasi dan penyusunan program GENTING di Aula Puskesmas Batu 10, Senin (25/5/2026).

Menurut Rustam, program orang tua asuh menjadi salah satu langkah percepatan penurunan stunting dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Bantuan yang diberikan dapat berupa dukungan nutrisi secara berkelanjutan, salah satunya pemberian telur selama tiga sampai enam bulan guna membantu pemenuhan gizi keluarga,” ujarnya.

Pertemuan lintas sektor itu dihadiri camat, lurah, PKK, Baznas, perguruan tinggi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas gizi puskesmas, hingga penyuluh KB se-Kota Tanjungpinang.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2025, pertemuan juga membahas strategi penguatan pendampingan bagi keluarga berisiko stunting.

Rustam juga mengajak camat dan lurah turut menjadi orang tua asuh bagi anak-anak di wilayah masing-masing. Dukungan serupa juga diharapkan dari perguruan tinggi, akademisi kesehatan, Baznas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, baik melalui bantuan nutrisi maupun nonnutrisi.

“Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Tanjungpinang dapat berjalan lebih terpadu dan berkelanjutan,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

2 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Trending di Tanjungpinang