Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Kepri

Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar

badge-check


					Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar Perbesar

MaklumatKepri.com – Batam – Sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) bernama Mutiara Galrib Samudera bermuatan limbah hitam dilaporkan kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kamis (29/1/2026) petang.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera membawa sekitar 200 jumbo bag limbah hitam. Akibat insiden ini, sebagian muatan diduga tercecer dan terbawa arus laut hingga mencemari perairan sekitar Pantai Dangas sampai Pantai Tangga Seribu, kawasan Patam Lestari, Sekupang.

Sejumlah warga juga mengaku melihat langsung limbah berwarna hitam pekat telah mengotori garis pantai. Bau menyengat tercium di beberapa titik, memicu kekhawatiran dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat pesisir.
“Kapal kandas di perairan Patam Lestari, Sekupang. Limbah hitamnya berceceran sampai ke Pantai Tangga Seribu dan Dangas,” ujar seorang warga sekitar.

Berdasarka informasi yang beredar, kapal tersebut sebelumnya mengangkut limbah dari perairan Batu Ampar. Limbah hitam itu diduga diambil dari kapal tanker, lalu dibongkar di Pelabuhan Bintang 99, sebelum dibawa menuju kawasan Kabil.

Menyikapi insiden ini, Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus melakukan penanggulangan. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan mendalam.
“Belum tau penyebabnya, saat ini kita fokus penanggulangan,” ujar singkat Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan kepada Kabarbatam.com, Jum’at (30/1/2026).

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang dalam insiden tersebut. Tentu, kasus ini menjadi sorotan serius bagi dunia Kemaritiman, mengingat perairan Batam kembali tercemar oleh aktivitas pengangkutan limbah yang diduga bermasalah (Red.)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 16:52 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

5 November 2026 - 16:49 WIB

Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre

5 November 2026 - 16:42 WIB

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

5 November 2026 - 03:08 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

5 November 2026 - 03:01 WIB

Trending di Kepri