PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Kepulauan Riau

Revitalisasi Pulau Penyengat Hantar Pemprov Kepri Raih Apresiasi Cita Loka Fest 2026

badge-check


					Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Cita Loka Fest 2026 dari Dirjen Bangda Kemendagri Restuardy Daud di Arya duta Hotel, Menteng, Jakarta,Rabu (24/6/2026). (Sumber: Tribun Network) Perbesar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Cita Loka Fest 2026 dari Dirjen Bangda Kemendagri Restuardy Daud di Arya duta Hotel, Menteng, Jakarta,Rabu (24/6/2026). (Sumber: Tribun Network)

Maklumatkepri.com. Dompak-Pengembangan potensi ekonomi berbasis warisan budaya yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berbuah penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026 yang diselenggarakan Tribun Network di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Pemprov Kepulauan Riau meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Warisan Budaya melalui program Revitalisasi Pulau Penyengat.

Penghargaan diterima Gubernur Kepri Ansar Ahmad dari Dirjen Pengembangan Pembangunan (Bangda) Kementrian Dalam Negeri (Kemendari) Republik Indonesia, Restuardy Daud, disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Apresiasi diberikan atas upaya Pemprov Kepulauan Riau dalam mengembangkan Pulau Penyengat sebagai kawasan warisan budaya Melayu yang memiliki nilai sejarah sekaligus potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat setempat.

Gubernur Ansar dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Cita Loka Fest 2026. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemprov Kepri untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya Melayu yang dimiliki Kepulauan Riau.

“Semua aktivitas budaya dan sejarah yang ada di Pulau Penyengat tidak hanya kami jaga sebagai warisan budaya, tetapi juga didorong menjadi pendukung pengembangan pariwisata di Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Ansar menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus melakukan berbagai upaya revitalisasi di Pulau Penyengat, mulai dari penataan kawasan, pengembangan infrastruktur pendukung, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya yang bertujuan memperkuat identitas Melayu sekaligus menarik kunjungan wisatawan.

Upaya yang telah dilakukan disebut Ansar telah memberikan hasil positif dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Pulau Penyengat.

“Kondisi itu menjadi salah satu indikator bahwa pelestarian warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah,” pungkas Ansar lagi.

Melalui program Revitalisasi Pulau Penyengat, pemerintah daerah berupaya mentransformasi kawasan tersebut menjadi destinasi wisata warisan budaya Melayu bertaraf internasional. 

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan dan penataan infrastruktur, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta penguatan identitas budaya Melayu.

Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya yang menjadi identitas Kepulauan Riau.

Turut hadir mendampingi Gubernur Ansar Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi, Kadis Kebudayaan Herry Andrianto, Karo Adpim Dodi Sepka Novyandi, Kepala Badan Penghubung Sentot Faizal dan Sekdis Kominfo Kepri James Simon Pattikawa.

Tidak Bertumpu Pada Kebijakan di Tingkat Pusat


Komitmen mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal yang ditunjukkan para penerima penghargaan menjadi salah satu semangat yang diangkat dalam Cita Loka Fest 2026.

Mengusung tema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri”, forum yang digelar Tribun Network ini berangkat dari keyakinan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada kebijakan dari tingkat pusat, tetapi juga tumbuh dari daerah yang mampu mengenali dan mengelola potensi lokalnya secara optimal.

CEO Tribun Network, Dahlan Dahi dalam sambutannya mengharapkan lahirnya inovasi yang berkelanjutan untuk dapat menjadi contoh dan pengerak bagi daerah daerah lain untuk memulai berinovasi.

Wamen Bima Arya dalam sambutan juga mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan atas apa yang telah dicapai.

“Teruslah berinovasi dengan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki dan berikan contoh contoh terbaik kpd daerah lainnya,” pesannya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

30 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

29 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah

29 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Trending di Kepulauan Riau