PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Kepulauan Riau

UAS Hadiri Kenduri Kebangsaan Polda Kepri, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu

badge-check


					UAS Hadiri Kenduri Kebangsaan Polda Kepri, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu Perbesar

Maklumatkepri.com. Batam-Ustadz Abdul Somad (UAS) menghadiri Kenduri Kebangsaan dan Tausiah Kebangsaan yang digelar Polda Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang dikemas dengan nuansa adat Melayu tersebut menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus melestarikan budaya daerah.

Acara dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ketua DPRD Provinsi Kepri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI, BIN, BNNP Kepri, tokoh lintas agama, tokoh adat, serta berbagai paguyuban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menerima penghargaan Sekalung Budi dari Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam mendukung pembuatan rekaman audiovisual Gurindam 12 karya Raja Ali Haji sebagai salah satu warisan budaya Melayu.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri mengatakan bahwa Kenduri Kebangsaan yang dikemas melalui tradisi duduk bersila dan makan berhidang bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui tradisi duduk bersila dan makan berhidang, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, dan memperkuat persatuan,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.

Ia juga menegaskan bahwa Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan memiliki posisi strategis sehingga stabilitas keamanan, persatuan, dan kondusivitas daerah harus terus dijaga demi mendukung pembangunan.

Sementara itu, dalam tausiah kebangsaannya, Ustadz Abdul Somad mengapresiasi Polda Kepri yang mengangkat nilai-nilai adat dan budaya Melayu dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Adat dan budaya adalah identitas kita. Ia harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda,” tegas UAS.

Ia menambahkan bahwa budaya, sejarah, dan nilai-nilai kebersamaan merupakan fondasi penting dalam memperkuat persaudaraan serta menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui Kenduri Kebangsaan ini, Polda Kepri berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Provinsi Kepulauan Riau. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

30 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

29 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah

29 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Trending di Kepulauan Riau