Sidang Timbal Beracun Di Serang, Direksi PT GRS Harus Dipenjara! Gugatan Dividen 1996–2003, Pengadilan Uji Legalitas PT Seko Fajar Dewan UKM Labuhanbatu Gelar Talkshow dan Coaching Clinic Penguatan UMKM Amsakar: Pendidikan Jadi Investasi Penting untuk Siapkan Generasi Batam Berdaya Saing Global HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

Tanjungpinang

Dari Dapur UMKM, Sambal Gonggong Jadi Produk Unggulan Tanjungpinang

badge-check


					Dari Dapur UMKM, Sambal Gonggong Jadi Produk Unggulan Tanjungpinang Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Gonggong selama ini dikenal sebagai salah satu kuliner khas Kepulauan Riau. Di tangan pelaku UMKM Tanjungpinang, hasil laut tersebut diolah menjadi sambal yang kini menjadi salah satu produk unggulan daerah.

Nurdatul Mar’ah, pelaku UMKM sambal, mengatakan usaha yang mereka jalankan sebelumnya memang sudah memproduksi berbagai jenis sambal. Setelah ada pencanangan makanan khas sebagai produk unggulan daerah, kelompoknya kemudian mengembangkan sambal berbahan gonggong.

“Awalnya UMKM kami sudah ada produk sambal. Selama ini kami mandiri, kemudian ada pencanangan dari bapak wali kota untuk membuat makanan khas sebagai produk unggulan, maka dipilihlah sambal,” kata Nurdatul, Selasa (18/8/2026).

Selain sambal gonggong, kelompoknya juga memproduksi sambal teri cabai hijau dan merah, sambal cumi, sambal ebi dan rebon, serta sambal cakalang. Seluruhnya merupakan olahan berbahan hasil laut.

Kelompok UMKM tersebut terdiri dari 10 pelaku usaha. Tujuh di antaranya memproduksi sambal, sedangkan tiga lainnya membuat abon.

Setelah menjadi salah satu produk unggulan daerah, Nurdatul berharap sambal gonggong semakin dikenal melalui promosi yang lebih luas, tak hanya dalam kegiatan pemerintah, tetapi juga dapat menjadi oleh-oleh bagi tamu dari luar daerah yang berkunjung ke Tanjungpinang.

Salah satu cara yang sudah dilakukan yakni memasukkan sambal produksi kelompoknya ke dalam bingkisan bagi tamu pada upacara 17 Agustus.

“Alhamdulillah, salah satu isi bingkisan bagi tamu di upacara 17 Agustus adalah sambal kami. Jadi mungkin ke depannya, kalau ada tamu dari luar di OPD-OPD, bisa membawa sambal ini sebagai oleh-oleh,” ujarnya.

Untuk pemasaran, produk saat ini lebih banyak dijual secara online. Masyarakat yang ingin membeli juga dapat menghubungi pelaku UMKM melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanjungpinang.

Peluang pemasaran melalui swalayan juga terbuka. Namun, sambal yang dibuat tanpa bahan pengawet memiliki daya simpan yang terbatas.

Dalam suhu ruang, sambal tersebut dapat bertahan sekitar tujuh hari. Sementara jika disimpan dalam chiller, daya tahannya bisa satu hingga dua bulan.

Karena itu, Nurdatul berharap jika ke depan ada kerja sama dengan swalayan, tersedia chiller khusus untuk menyimpan produk sambal.

“Kalau memang akan ada kerja sama ke depannya dengan swalayan, kami minta ada chiller yang khusus buat sambal,” tuturnya.

Sambal gonggong merupakan salah satu produk unggulan daerah yang diluncurkan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Selain sambal gonggong, sejumlah produk lain juga masuk sebagai produk unggulan daerah.

Produk tersebut berasal dari lima kelompok IKM binaan Disdagin dan lima kelompok UMKM binaan Disnakerkop dan UM. Di antaranya serundeng tongkol, serundeng tamban, stik otak-otak, otak-otak frozen, bilis kriuk, jilbab, serta film dokumenter sejarah Melayu.

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang