Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

Tanjungpinang

Pelantar Kuning Dibawa ke Kemenhub, Menteri PU Minta Jembatan Senggarang Dicek dari Hulu ke Hilir

badge-check


					Pelantar Kuning Dibawa ke Kemenhub, Menteri PU Minta Jembatan Senggarang Dicek dari Hulu ke Hilir Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Persoalan Pelantar Kuning di Tanjungpinang akan dikoordinasikan dengan Menteri Perhubungan. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV mengecek kondisi jembatan di Jalan Daeng Kamboja atau Jalan Senggarang Lama dari hulu hingga hilir.

Dody mengatakan hal itu saat meninjau sejumlah lokasi di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (29/8/2026). Ia didampingi Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Wali Kota Raja Ariza, Sekda Zulhidayat dan jajaran perangkat daerah Pemko Tanjungpinang.

“Nanti saya koordinasikan dengan Menteri Perhubungan, karena Pak Wali Kota mengeluh kondisi Pelantar Kuning. Ada dua tempat, satu di sisi Tanjungpinang dan sisi di Penyengat,” kata Dody.

Dody kemudian meninjau jembatan di Jalan Daeng Kamboja. Ia menyebut jembatan tersebut memiliki sejarah yang berkaitan dengan aktivitas tambang bauksit.

“Jembatan ini punya histori cukup ajib, di mana waktu dulu ada tambang bauksit jadi ini pakai hauling, diblok di sungai,” ujarnya.

Dody meminta BWS Sumatera IV mengecek kondisi sungai dari hulu hingga hilir untuk menentukan penanganan yang dapat dilakukan. Hasil pengecekan itu akan dibahas bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Jadi saya sudah minta tolong kepada BWS untuk ngecek dari hulu ke hilir, apa yang bisa dikerjakan nanti kita diskusikan dengan wali kota,” tambahnya.

Selanjutnya, Dody meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Madong. Pembangunan sekolah tahap ketiga itu ditargetkan selesai Juni 2027 karena kegiatan belajar dijadwalkan dimulai pada Juli.

“Sekolah Rakyat pada tahap ketiga ini semua kita targetkan selesai di Juni 2027 karena bulan Juli anak-anak sudah masuk sekolah,” ucapnya.

Dalam kunjungan itu, Dody juga melihat lokasi pembangunan RSUD di Dompak, Waduk Sri Kanton dan Sport Center di Madong. Di Pulau Penyengat, ia berziarah ke makam dan mengunjungi Balai Adat.

Dody mengatakan kunjungan tersebut merupakan kali pertamanya ke Kepulauan Riau dan Pulau Penyengat. Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki sejarah Melayu yang panjang dan perlu dilestarikan.

Dody turut didampingi tim dari BWS Sumatera IV, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kepri, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Kepri serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kepri. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

31 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja

31 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Trending di Tanjungpinang