Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang 3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Nasional

KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

badge-check


					Foto: Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dok.PBNU Perbesar

Foto: Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dok.PBNU

Maklumatkepri.com. Jakarta-Sembilan kiai anggota Ahlul Halli Wal Aqdli (AHWA) telah menyelesaikan musyawarah tertutup terkait pemilihan Rais Aam PBNU. Hasil musyawarah itu menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2026-2031.

Penetapan Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU terpilih ini dibacakan pada sidang Muktamar ke-35 NU pada Minggu (30/8/2026) malam. Keputusan itu berlaku sejak ketetapan itu diketok di ruang sidang.
“Keputusan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tentang hasil sidang AHWA tentang Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031. Pertama, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031,” bunyi penetapan di sidang pleno Muktamar ke-35 NU.

KH Miftachul Akhyar sebelumnya merupakan Rais Aam PBNU periode 2021-2026. KH Miftachul Akhyar sejak lama diamanahkan memegang sejumlah posisi penting di PBNU.

Seperti diketahui, sembilan kiai mendapatkan suara terbanyak dalam rekapitulasi nasional hasil tabulasi suara Ahlul Halil Wal Aqdi (AHWA). Sembilan anggota AHWA yang terpilih akan ditetapkan untuk kemudian menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Dalam dokumen yang diterima, Minggu (30/8/2026), sembilan anggota AHWA ini terpilih melalui mekanisme pemilihan suara. Awalnya ada 34 orang yang diusulkan menjadi anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Dari 34 nama calon itu, terpilih sembilan orang yang meraih suara terbanyak sebagai anggota AHWA. Sembilan anggota peraih suara terbanyak ini kemudian akan disahkan sebagai anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Berikut daftar sembilan anggota AHWA:
1. KH. Nurul Huda Djazuli
2. TGK. KH. Nuruzzhari Yahya
3. AG. Dr. KH. Baharuddin HS, MA
4. KH. Miftachul Akhyar
5. KH. Afifuddin Muhajir
6. KH. Anwar Iskandar
7. KH. Anwar Manshur
8. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj
9. Dr. KH. Abun Bunyamin. MA

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Logo HUT IPA ke-73 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Meneguhkan Cita Mulia Pelajar Al Washliyah untuk Kemajuan Bangsa”

30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur”

28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Trending di Nasional