PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Nasional

Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif

badge-check


					Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif Perbesar

Maklumatkepri.com. Jakarta-Perusahaan asal China, PT Yosun Tire and Rubber Indonesia menyatakan akan investasi senilai Rp4 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Komitmen tersebut dinyatakan untuk mengembangkan industri yang mendukung ekosistem otomotif di kawasan. Kerja sama ini nantinya akan mencakup rencana pengembangan industri di atas lahan sekitar 40 hektare, dengan potensi penyerapan sekitar 4.000 tenaga kerja.

Investasi Yosun juga berorientasi pada pasar ekspor dan fasilitas yang dikembangkan di KEK Industropolis Batang direncanakan menjadi headquarters perusahaan di Indonesia.

Potensi Industri
General Manager PT Yosun Tire and Rubber Indonesia, Weng Jisheng, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dan posisi yang penting dalam pengembangan bisnis kami. Kami melihat KEK Industropolis Batang memiliki lokasi yang strategis serta ekosistem industri yang terus berkembang. Kami percaya Batang dapat menjadi basis yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis kami, termasuk untuk pasar ekspor,” ujar Mr. Weng dilansir cnbcindonesia.com Senin, 31 Agustus 2026.

Rencana pengembangan Yosun perusahaan kakap China ini juga memperlihatkan orientasi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis bisnis di Indonesia. Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Permudah Izin
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

“Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, investasi yang masuk diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo

31 Oktober 2026 - 00:44 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Logo HUT IPA ke-73 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Meneguhkan Cita Mulia Pelajar Al Washliyah untuk Kemajuan Bangsa”

30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Trending di Nasional