PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

BP Batam

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

badge-check


					Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo Perbesar

Maklumatkepri.com. Batam-Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi yang diperhitungkan perusahaan Jepang.

Upaya itu dilakukan dengan membangun sinergi bersama KBRI Tokyo, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo, dan Bank BNI Tokyo untuk meningkatkan promosi serta membuka akses investasi baru dari Jepang, Kamis (3/9/2026).

BP Batam memanfaatkan pertemuan itu untuk menyampaikan perkembangan ekonomi dan industri Batam, sekaligus memperkenalkan peluang investasi dan kesiapan kawasan bagi perusahaan Jepang yang ingin mengembangkan usahanya di Indonesia.

Berdasarkan realisasi investasi Triwulan I 2026, Jepang termasuk dalam lima besar negara investor PMA di Batam tersebar. Pada periode tersebut, total realisasi investasi Batam mencapai Rp17,4 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,5 triliun. Sementara itu, hingga Semester I 2026, total investasi Batam tercatat mencapai Rp38,97 triliun.

Kehadiran perusahaan Jepang di Batam juga telah tersebar pada sejumlah sektor, mulai dari elektronik dan kelistrikan, komponen otomotif, manufaktur industri, hingga industri kimia.

Beberapa di antaranya adalah PT Epson Batam, PT Yokogawa Manufacturing Batam, PT Sumitomo Wiring Systems Batam Indonesia, PT SIIX Electronics Indonesia, PT Rubycon Indonesia, PT Patlite Indonesia, PT Shimano Batam, PT NOK Precision Component Batam, hingga PT Nissin Kogyo Batam.

Kondisi tersebut, menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan investor Jepang. Pengalaman perusahaan-perusahaan Jepang yang telah beroperasi di Batam dapat menjadi referensi bagi calon investor lain yang dalam mempertimbangkan lokasi investasi di Indonesia.

BP Batam juga meminta dukungan KBRI Tokyo, IIPC Tokyo dan BNI Tokyo untuk mendorong perusahaan-perusahaan Jepang agar melihat Batam sebagai salah satu destinasi investasi strategis. Batam dinilai memiliki sejumlah keunggulan, antara lain lokasi yang dekat dengan Singapura dan kawasan pasar Asia, infrastruktur yang terus dikembangkan, serta kemudahan dalam proses investasi.

“Perusahaan Jepang dikenal sangat detail dalam menentukan kawasan untuk investasinya. Karena itu, informasi yang komprehensif mengenai kawasan, kesiapan infrastruktur, kepastian proses perizinan dan kemudahan berusaha menjadi sangat penting,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait.

BP Batam menilai, kepastian dan kemudahan perizinan investasi yang sepenuhnya berada dalam kewenangan BP Batam menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi investor Jepang. Dengan proses yang lebih terintegrasi dan dukungan terhadap kebutuhan investor, Batam memiliki peluang untuk semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi pilihan bagi perusahaan Jepang.

Melalui audiensi tersebut, BP Batam berharap sinergi dengan KBRI Tokyo, IIPC Tokyo dan BNI Tokyo dapat semakin memperkuat penyebaran informasi mengenai peluang investasi di Batam. Kolaborasi tersebut sekaligus diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi perusahaan Jepang untuk mengembangkan kegiatan usaha dan industrinya di Batam.

“Kami ingin perusahaan Jepang tidak hanya mengenal Batam sebagai bagian dari Indonesia, tetapi melihat Batam sebagai kawasan yang siap menerima dan mendukung pengembangan investasi mereka,” pungkas Ariastuty.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Pengendalian Investasi, Yani Alkindi, Direktur Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hadjad Widagdo dan Kepala Biro Keuangan, Siswanto. (Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 14:05 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Trending di Batam