Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga dan Ekonomi Terus Dijaga

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga dan Ekonomi Terus Dijaga Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara hybrid yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Senin (07/09/2026).

Rakor diikuti Pemko Tanjungpinang dari Ruang Rapat Asisten II Lantai 2 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, dengan kehadiran Kepala Bagian Perekonomian Setdako Tanjungpinang, Hamerudin, bersama instansi terkait.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah tidak hanya diminta menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi serta daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tito juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mencermati perkembangan sejumlah komoditas pangan yang berpengaruh terhadap inflasi, seperti beras, daging ayam ras, cabai rawit dan ikan segar.

Berdasarkan data BPS, inflasi nasional Agustus 2026 tercatat 0,21 persen secara month-to-month (m-to-m), setelah pada Juli mengalami deflasi 0,14 persen. Secara tahunan, inflasi Agustus tercatat 3,19 persen.

Sementara itu, Kota Tanjungpinang mencatat deflasi 0,14 persen pada Agustus 2026. Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi stabilitas harga daerah, namun tetap perlu diikuti dengan pemantauan dan langkah antisipasi terhadap perubahan harga dan pasokan.

Hamerudin mengatakan, arahan Mendagri menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Inflasi memang harus dikendalikan, tetapi pada saat yang sama aktivitas ekonomi masyarakat juga harus tetap berjalan. Ketersediaan barang harus terjaga, distribusi lancar, harga stabil dan daya beli masyarakat tetap kuat,” ujar Hamerudin.

Ia menegaskan Pemko Tanjungpinang akan terus memperkuat koordinasi antar-OPD dan stakeholder, melakukan pemantauan harga komoditas strategis, menjaga ketersediaan pasokan serta menyiapkan intervensi apabila terjadi tekanan harga.

“Target kita bukan hanya angka inflasi yang terkendali, tetapi bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang wajar, pelaku usaha tetap berjalan dan perputaran ekonomi Tanjungpinang terus bergerak,” pungkasnya.

Pemko Tanjungpinang berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui penguatan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang