Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Tanjungpinang

Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel

badge-check


					Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang-Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan langsung Kartu Bima Sakti kepada sejumlah warga penerima bantuan yang belum mengambil kartu atau belum melakukan aktivasi, Selasa (8/9/2026).

Lis mendatangi kediaman Djoko Susanto di Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin. Kartu juga diantar kepada Tjin Foeng alias Lusi di Jalan Tugu Pahlawan, Gang Swadaya, Encah Budi Nafsiah di Jalan Sumatera, Muhammad Junizar di Jalan Bali, serta Eliyanto di Jalan H. Agus Salim, Kampung Jawa.

Lis datang bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, camat dan lurah. Petugas Bank BTN turut datang untuk melakukan aktivasi kartu.

Lis menyampaikan Pemko Tanjungpinang akan melakukan rapat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membahas data kependudukan dan masyarakat yang masuk dalam desil penerima bantuan.

Menurut Lis, perubahan desil dapat membuat warga yang sebelumnya berada di desil rendah berpindah ke desil yang lebih tinggi. Kondisi tersebut belum tentu mencerminkan perubahan ekonomi warga di lapangan.

“Desil 2 tiba-tiba naik ke desil 7, desil 1 ke desil 9. Ini tentu soal desil, kasihan masyarakatnya. Tapi dengan Kartu Bima Sakti ini tentunya lebih fleksibel,” ujar Lis.

Ia menjelaskan, perubahan desil tidak bisa langsung diperbaiki karena proses pembaruan data membutuhkan waktu. Sementara kondisi warga di lapangan dapat diketahui melalui informasi dari lurah dan camat.

“Untuk perbaikan desil itu prosesnya tidak tahu pasti kapan selesainya. Maka Kartu Bima Sakti itulah yang meng-cover ini. Artinya kita langsung berikan kartu, kita berikan bantuan,” katanya.

“Jadi nanti masyarakat yang layak mendapatkan bantuan, yang memang membutuhkan, maka pemerintah bisa fleksibel memberikan bantuan dan mendata langsung masyarakat kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Pemko juga, lanjut Lis, melakukan penyaringan terhadap penerima bantuan. Lebih dari 100 penerima telah dikeluarkan dari daftar karena kondisi ekonominya sudah tidak sesuai dengan kriteria.

“Kita harapkan orang-orang yang layak mendapat bantuan, dialah yang harus kita perjuangkan,” tuturnya.

Salah satu penerima, Djoko Susanto (57), warga Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin, masuk desil 1 dan sebelumnya belum pernah menerima bantuan pemerintah. Djoko belum mengambil Kartu Bima Sakti karena sudah lima bulan sakit.

Djoko mengaku terharu karena wali kota datang langsung ke rumahnya.

“Pak Wali berikan kartu, bantuan dari Dinsos dan alhamdulillah ada dana juga,” ucapnya.

Ia berharap program Pemko dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat Tanjungpinang yang membutuhkan.

“Saya harap Tanjungpinang lebih maju di bawah kepemimpinan Lis-Raja. Tidak semua harapan kita bisa terlaksana, paling tidak Pak Lis sudah berbuat,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang