Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Tanjungpinang

KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan

badge-check


					KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang-Layanan kontrasepsi gratis tersedia di delapan puskesmas di Tanjungpinang hingga 22 September 2026. Warga dapat memperoleh IUD, implan, pil KB dan suntik KB setelah menjalani konsultasi serta pemeriksaan tenaga kesehatan.

Layanan tersebut digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day (WCD) 2026.

Pelayanan berlangsung secara bertahap. Puskesmas Mekar Baru menjadi lokasi pertama pada 10–11 September. Setelah itu, layanan tersedia di Puskesmas Batu 10 pada 14, 15 dan 22 September serta Puskesmas Tanjung Unggat pada 15 September.

Puskesmas Melayu Kota Piring melayani pada 16–17 September. Pada 17 September, layanan juga tersedia di Puskesmas Kampung Bugis dan Puskesmas Sei Jang.

Selanjutnya, Puskesmas Tanjungpinang melayani pada 21 September dan Puskesmas Tanjungpinang Barat pada 22 September.

Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan layanan gratis tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kontrasepsi.

“Untuk mendapatkan layanan, masyarakat cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga dan KTP. Manfaatkan layanan kontrasepsi gratis ini,” ujar Rustam, Jumat (11/9).

Menurut Rustam, pelayanan diberikan setelah peserta menjalani konsultasi dan pemeriksaan tenaga kesehatan. Metode kontrasepsi yang dipilih disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta.

“Layanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu pasangan usia subur mengatur jumlah anak, jarak kelahiran, dan merencanakan kehamilan sesuai kondisi keluarga,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang