Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Tanjungpinang

Kualitas Udara Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring

badge-check


					Kualitas Udara Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Siswa PAUD, TK, SD hingga SMP sederajat di Tanjungpinang mulai Selasa (15/9/2026) mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah. Kebijakan ini berlaku hingga 18 September 2026 menyusul kondisi cuaca dan paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/041.4/13/5.3.05/2026 tentang Pembelajaran Secara Daring Selama Kondisi Cuaca Berpotensi Bahaya yang diterbitkan Dinas Pendidikan Tanjungpinang pada 14 September 2026.

Melalui surat itu, sekolah diminta tetap menjalankan proses belajar selama penerapan Belajar Dari Rumah (BDR). Guru tetap memberikan materi, tugas, dan pendampingan kepada siswa, sementara kepala sekolah memastikan kegiatan belajar berjalan efektif.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak kondisi udara.

Perubahan pola belajar ini juga berdampak pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa. Menurut Lis, teknis pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“MBG sudah menyesuaikan saja karena ini kondisinya sudah di atas 100,” ujar Lis, Senin (14/9/2026).

Lis juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan pernapasan.

“Kita meminta agar menghindari aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan dan juga sudah kita galakkan untuk menggunakan masker,” tambahnya.

Pembelajaran daring akan dievaluasi berdasarkan perkembangan cuaca dan kualitas udara. Jika kondisi kembali aman, siswa dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka.

Lis menyebut kondisi udara akan dipantau dalam dua hari ke depan. Apabila kabut asap semakin meningkat, kegiatan pendidikan yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan dapat diterapkan secara bergantian.

“Kita evaluasi bagaimana dengan sistem pelayanan daripada pendidikan ini,” tuturnya.(Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang