MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Nasional

Tol Jadi Landasan Tempur, F-16 TNI AU Uji Coba Mendarat di Trans Sumatera

badge-check


					Tol Jadi Landasan Tempur, F-16 TNI AU Uji Coba Mendarat di Trans Sumatera Perbesar

MaklumatKepri.com, Jakarta-Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Pekerjaan Umum tengah merancang konsep pembangunan jalan tol dengan fungsi ganda, yakni selain menghubungkan antardaerah juga dapat dipakai sebagai landasan pacu pesawat tempur. Ide ini mencuat setelah jet–jet milik TNI Angkatan Udara menjalani uji coba di Jalan Tol Trans Sumatra.

Dalam kegiatan uji coba tersebut, dua jenis pesawat tempur yaitu F-16 dan EMB-314 Super Tucano milik TNI AU berhasil melaksanakan pendaratan dan lepas landas di ruas Jalan Tol Trans Sumatra Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung. Kejadian ini menjadi momentum penting dalam pengembangan strategi pertahanan yang memanfaatkan infrastruktur sipil.

Wakil Menteri Pertahanan menyatakan bahwa “Uji coba pendaratan pesawat tempur berjalan sukses. Begitu pula dengan lepas landasnya berjalan aman. Uji coba ini menjadi yang pertama dilakukan di jalan tol di Indonesia.” Keberhasilan itu ditafsirkan sebagai bukti bahwa tol yang dirancang sedemikian rupa mampu memenuhi persyaratan teknis untuk mendukung kebutuhan militer dalam kondisi tertentu.

Setelah uji coba, kedua kementerian ini sepakat mengintensifkan kolaborasi untuk mendesain dan membangun jalan tol di beberapa lokasi strategis lainnya yang bisa difungsikan sebagai runway cadangan. Hal ini dianggap sebagai bagian dari perluasan kemampuan infrastruktur nasional untuk mendukung kesiapsiagaan pertahanan, terutama jika pangkalan udara reguler tidak bisa digunakan sewaktu waktu.

Selain itu, konsep pemanfaatan jalan tol seperti ini juga dilihat sebagai langkah untuk memaksimalkan nilai guna dari investasi infrastruktur, sehingga jalan tol yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi tetapi juga dapat menjadi elemen strategis pertahanan negara.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Logo HUT IPA ke-73 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Meneguhkan Cita Mulia Pelajar Al Washliyah untuk Kemajuan Bangsa”

30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Setelah Ramai Jadi Sorotan Publik, Dua Putra Gus Irfan Tinggalkan Jabatan Tenaga Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Trending di Nasional