MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Pendidikan

Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam

badge-check


					Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam Perbesar

MaklumatKepri.com, Tanjungpinang-Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam, Kasdianto, membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum guru agama di SMK Negeri 1 Batam. Menyikapi kasus tersebut, pihak dinas langsung mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara guru yang diduga terlibat.

Kasdianto menegaskan, penonaktifan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab institusi pendidikan sekaligus untuk menjaga kondusivitas lingkungan sekolah. Selain itu, langkah tersebut diambil agar proses hukum dapat berjalan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

“Yang bersangkutan berstatus P3K. Untuk saat ini sudah kami nonaktifkan dan kami serahkan sepenuhnya penanganan kasusnya kepada pihak kepolisian,” ujar Kasdianto, Senin (9/2).

Ia menjelaskan, keputusan lanjutan terhadap status kepegawaian pelaku akan menunggu hasil proses hukum. Apabila nantinya ditetapkan sebagai tersangka dan terbukti bersalah, maka sanksi tegas sesuai ketentuan perundang-undangan akan diberlakukan.

“Keputusan ada di penegak hukum. Kalau sudah ada penetapan dan dinyatakan bersalah, tentu ada sanksi. Kami tidak akan melindungi pelaku,” tegasnya.

Kasus ini terkuak dari laporan siswa kelas X. Selain memaksa menyodomi dirinya, guru berinisial MJ tersebut juga kerap melakukan pelecehan seksual terhadap siswa laki-laki lainnya.

“Kita lakukan angket, ada 50 responden dengan berbagai laporan. Dari dipegang, dicubit paha, sampai dipegang kemaluannya,” kata Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Deden Suryana.

Modus pencabulan MJ ini dengan memanggil siswa yang bermasalah. Siswa tersebut dibawa ke ruangan kerjanya yang saat itu tengah kosong.

“Ruangan guru itu sudah kosong, karena jam pelajaran selesai. Pengkuan korban juga diperkuat dengan rekaman CCTv, saat guru ini membawanya ke ruangan,” ungkap Deden.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

30 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Cegah Pembakaran Sampah di Tengah Darurat Asap

29 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Sambut Pangdam Pertama Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah

29 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Trending di Kepulauan Riau