Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Melanda Batam, Warga Diminta Waspada dan Kurangi Aktivitas di Luar Gelorakan Semangat Keteladanan Rasulullah, KKN Kelompok II UINSU 2026 Semarakkan Maulid Nabi di Desa Budaya Lingga, Tebarkan Dakwah dan Kepedulian bagi Yatim, Piatu, serta Kaum Dhuafa. Mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU Dorong UMKM Desa Budaya Lingga Naik Kelas melalui QRIS dan Rebranding Terong “Bre Tepu” Menjaga Generasi, Menjemput Masa Depan: KKN Kelompok II UINSU 2026 Gaungkan Gerakan Cegah Stunting di Desa Budaya Lingga Aktif Di BRICS, Ketua Umum PB PII AMSAL : Langkahnya Presiden Probowo Tepat dan Strategis KETUM LAM BATAM MINTA SEMUA PIHAK UNTUK DAPAT MENAHAN DIRI DAN MENJAGA BATAM TETAP AMAN, DAMAI DAN KONDUSIF

Kepri

Kemarau Tak Kunjung Usai, Warga Singkep Barat Tunaikan Salat Istisqa Berjemaah

badge-check


					Unsur Kecamatan Singkep Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2). Perbesar

Unsur Kecamatan Singkep Barat bersama TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2).

MaklumatKepri.com, Lingga-Kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Lingga selama hampir tiga bulan terakhir berdampak pada meningkatnya kebakaran hutan dan lahan serta mulai mengeringnya sejumlah sumber air di desa-desa.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep Barat bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singkep Barat, Susy Yenti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama agar hujan segera turun dan kemarau panjang dapat berakhir.

“Hari ini Alhamdulillah kita sudah melaksanakan Salat Istisqa. Kami berharap kemarau berkepanjangan ini segera berakhir,” ujar Susy saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dampak kemarau tidak hanya memicu kebakaran hutan dan lahan hampir setiap hari, tetapi juga menyebabkan sejumlah sumber air mulai mengering. Bahkan, saat terjadi kebakaran di wilayah Singkep Barat, petugas sempat kesulitan mencari sumber air untuk pemadaman.

Salat Istisqa tersebut diikuti unsur kecamatan, TNI-Polri, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat. Pemerintah kecamatan juga telah mengimbau desa-desa lain di wilayah Singkep Barat untuk melaksanakan kegiatan serupa secara serentak.

“Untuk desa lain, kami sudah memberikan surat imbauan agar melaksanakan Salat Istisqa secara bersama-sama,” ungkapnya.

Susy menegaskan, selain berdoa, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Ini bentuk ikhtiar kita sebagai manusia. Di sisi lain, kita juga harus menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana seperti kebakaran,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

12 September 2026 - 00:42 WIB

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

12 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

12 September 2026 - 00:00 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 22:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 22:11 WIB

Trending di Kepri