PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Nasional

El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Bakal Bertahan hingga Januari 2027

badge-check


					El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Bakal Bertahan hingga Januari 2027 Perbesar

Maklumatkepri.com. Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino pada 2026 masih akan bertahan hingga awal 2027. Kondisi ini perlu diwaspadai karena perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia dapat memengaruhi pola hujan hingga potensi cuaca ekstrem di Indonesia.

Berdasarkan pemutakhiran kondisi iklim dasarian I Oktober 2026, anomali suhu permukaan laut atau sea surface temperature (SST) di wilayah Nino 3.4 tercatat sebesar +0,33. Nilai tersebut menunjukkan kondisi laut di kawasan Pasifik tengah berada dalam fase yang lebih hangat dibandingkan kondisi normalnya.

Sementara itu, nilai anomali SST di wilayah Nino 3.4 pada periode Agustus-September-Oktober 2026 tercatat sebesar +3,08. Angka tersebut menunjukkan kondisi El Nino dengan intensitas sangat kuat.

El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang dapat memengaruhi sirkulasi atmosfer global. Di Indonesia, fenomena ini umumnya berkaitan dengan berkurangnya curah hujan sehingga meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.

Selain El Nino, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) di Samudra Hindia juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika iklim di Indonesia. Interaksi kedua fenomena tersebut dapat memengaruhi distribusi curah hujan, suhu udara, hingga potensi terjadinya cuaca ekstrem.

BMKG mengingatkan pemantauan kondisi iklim perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak perubahan pola cuaca. Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG, terutama terkait potensi kekeringan dan perubahan kondisi hujan di wilayah masing-masing. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo

31 Oktober 2026 - 00:44 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Logo HUT IPA ke-73 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Meneguhkan Cita Mulia Pelajar Al Washliyah untuk Kemajuan Bangsa”

30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

29 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

29 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Trending di Nasional