MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Tanjungpinang

Sekda Zulhidayat: Adipura Itu Bonus, Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan

badge-check


					Sekda Zulhidayat: Adipura Itu Bonus, Kebersihan Harus Jadi Kebiasaan Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang-Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan saat penilaian Adipura berlangsung. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bonus dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan secara konsisten sepanjang tahun.

Penilaian Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Oktober 2026. Menjelang penilaian tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengajak masyarakat menjaga kebersihan, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kalau lingkungan kita bersih, kita sehat dan tenang. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujar Zulhidayat, Selasa (20/10/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah dan membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, menjaga kebersihan perlu menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran setiap individu dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Adipura adalah apresiasi atau bonus dari sikap kita terhadap kebersihan. Itu merupakan akumulasi dari kesadaran masyarakat Tanjungpinang dalam menjaga kebersihan. Yang paling penting, kita bisa hidup sehat dan nyaman,” ucapnya.

Zulhidayat mengatakan, penilaian Adipura hanya berlangsung selama beberapa hari. Karena itu, menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat tim penilai datang.

“Esensinya bukan hanya pada saat tim datang. Kita harus menjaga kebersihan setiap hari, sepanjang tahun, dimulai dari lingkungan terkecil,” ujarnya.

Ia menyebut Tanjungpinang mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai kota yang bersih, tenang, dan nyaman untuk ditinggali. Kondisi tersebut perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan melalui kerja sama serta gotong royong warga.

Zulhidayat optimistis, dengan menjaga kebersihan bersama dan terus melakukan perbaikan tanpa cepat berpuas diri, Tanjungpinang berpeluang kembali meraih Piala Adipura. Namun, ia mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama.

“Tujuan paling penting dari menjaga kebersihan bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan agar kita bisa hidup sehat dan nyaman,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya

30 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Trending di Tanjungpinang