Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Tanjungpinang

Diduga Dibunuh Suami Saat Azan Isya, IRT Tewas di Dalam Rumah

badge-check


					Diduga Dibunuh Suami Saat Azan Isya, IRT Tewas di Dalam Rumah Perbesar

MaklumatKepri.com, Tanjungpinang-Seorang ibu rumah tangga bernama Harsalena (58) ditemukan tewas di dalam rumahnya dan diduga dibunuh oleh suaminya sendiri saat azan Isya berkumandang.

Peristiwa tragis itu terjadi di Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet, Blok Bougenvile 9, Tanjungpinang, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Suasana yang sebelumnya tenang mendadak berubah mencekam setelah terdengar teriakan histeris dari anak korban.

Salah satu tetangga korban, Indra, menuturkan kecurigaan awal muncul saat anak korban tidak menemukan ibunya di rumah menjelang waktu berbuka puasa.

“Awalnya istri saya dihubungi anak korban sekitar pukul 18.30 WIB. Dia baru pulang kerja dan mencari ibunya, tapi tidak ada di rumah. Lalu disuruh cek ke tetangga,” ujar Indra.

Menurutnya, anak korban sempat duduk di depan rumah dalam kondisi gelisah. Istri Indra kemudian ikut membantu melakukan pencarian.

“Karena tidak ketemu, kami curiga. Cek CCTV tetangga depan rumah. Di situ terlihat korban sempat keluar, lalu masuk lagi, tapi tidak terlihat keluar lagi setelah itu,” jelasnya.

Kecurigaan semakin kuat setelah ditemukan bercak darah di dalam rumah, tepatnya di area ruang tamu dekat meja dan sofa.

Tak lama kemudian, anak korban berteriak histeris. Indra yang sedang makan langsung keluar rumah.

“Saya dengar anaknya teriak, katanya sudah dipukul. Saya tegur pelaku, karena dia pegang kayu. Saya bilang ini bulan puasa, lagi azan juga, turunkan kayunya,” ungkap Indra.
Pelaku yang diduga merupakan suami korban justru menyampaikan pengakuan mengejutkan.

“Dia bilang langsung, ‘Ibu sudah saya bunuh, Pak Indra.’ Setelah itu saya langsung masuk rumah ambil handphone untuk menghubungi RT dan polisi,” katanya.

Aparat kepolisian bersama unsur TNI, Satpol PP, serta Ketua RT setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait motif dugaan pembunuhan maupun kondisi pelaku. Jenazah korban telah dievakuasi untuk kepentingan visum.

Peristiwa yang terjadi di bulan suci Ramadan tersebut menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan tuntas.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang