Menu

Mode Gelap
Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah SIAK: DARI TAKHTA YANG TERUSIR HINGGA CAHAYA SEJARAH DI PESISIR RIAU MINYAK MENGALIR, SAWIT MENGHIJAU, JANGAN BIARKAN PSPS RISAU Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi. Amsakar: GMPP Harus Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Batam

Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista

badge-check


					Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batam. Perbesar

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batam.

MaklumatKepri.Com, Batam-Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa, 17 Maret 2026. Dalam agenda kerjanya, ia menyambangi dua galangan kapal yang tengah memproduksi kapal perang untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.

Kunjungan pertama dilakukan di PT Palindo Marine Shipyard. Di lokasi tersebut, Menhan meninjau proses refurbishment atau peremajaan kapal patroli tipe FPB-57 milik TNI AL. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, mendampingi langsung kunjungan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengerjaan kapal FPB-57 menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, kapal sedang dalam tahap dok kering atau drydock, dengan proses pengerjaan masih berlangsung di sejumlah titik.

“Selain meremajakan kapal lama, PT Palindo juga terlibat dalam pengadaan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 serta pembangunan kapal serang ringan untuk kebutuhan operasional TNI AL,” ujar Rico.

Tak hanya fokus pada kebutuhan dalam negeri, galangan ini juga dilibatkan dalam kerja sama internasional. PT Palindo disebut akan berperan dalam pembangunan kapal bantu oseanografi, termasuk alih teknologi di bidang hidro-oseanografi.

“Ini langkah penting untuk meningkatkan penguasaan teknologi nasional sekaligus memperkuat ekosistem industri pertahanan dalam negeri,” tegasnya.

Usai dari PT Palindo, rombongan menuju PT Batamec. Di galangan ini, Menhan mengecek langsung pembangunan kapal tipe Offshore Patrol Vessel (OPV-3) yang dipesan Kementerian Pertahanan.

Rico menjelaskan, kapal tersebut dirancang dengan spesifikasi modern. Kapal dilengkapi radar, sensor, serta combat management system untuk mendukung patroli dan pengawasan wilayah laut nasional.

Kunjungan Menhan ke dua galangan kapal ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda. Selain mendorong kemandirian industri alat utama sistem persenjataan (alutsista), program ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi nasional.

“Kami pastikan setiap pengadaan alutsista tak sekadar memenuhi kebutuhan operasional, tapi juga memberi multiplier effect. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas industri, hingga penguatan sektor maritim sebagai kepentingan strategis nasional,” pungkas Rico.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan

12 September 2026 - 16:54 WIB

Amsakar: GMPP Harus Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

12 September 2026 - 16:36 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026

12 September 2026 - 14:35 WIB

Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

12 September 2026 - 09:59 WIB

Video Warga Batam di Kamboja Beredar: Keluarga Diminta Lapor, Pemko Koordinasi dengan Kemlu dan BP2MI

11 September 2026 - 21:58 WIB

Trending di Batam