Menu

Mode Gelap
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Pastikan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza: Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Pelindungan dan Kompetensi Pekerja Migran Pemilihan Ketua RT 05 RW 02 Kampung Tirto Mulyo Pinang Kencana Sukses Digelar Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

Bintan

Pemkab Bintan Akan Bangun Sumur Bor untuk Tiga Wilayah Terdampak Kekeringan

badge-check


					Pemkab Bintan Akan Bangun Sumur Bor untuk Tiga Wilayah Terdampak Kekeringan Perbesar

MaklumatKepri.com, Bintan-Pemerintah Kabupaten Bintan terus bereaksi menghadapi kekeringan yang melanda lebih satu bulan ke belakang. Tak berhenti dengan aksi penyaluran air bersih kepada warga terdampak sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Bintan juga tanggap mengevaluasi kondisi sebagai antisipasi jangka panjang.

“Prinsipnya solusi tercepat kita upayakan, minimal memenuhi kebutuhan air di masyarakat. Hari ini kita cek sumber air baku yang ada, kita petakan dulu langkah strategis yang bisa menjadi antisipasi kita untuk jangka panjang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, Senin (30/03) saat meninjau SPAM IKK Seri Kuala Lobam di Sei Lepan.

Usai peninjauan, Sekda Ronny bersama unsur terkait menggelar rapat terbatas untuk merumuskan kebijakan strategis yang bisa diambil. Hasilnya, dalam waktu dekat akan dibangun sumur bor beserta penampungannya di tiga wilayah terdampak (Kelurahan Tanjung Permai, Kelurahan Teluk Lobam dan Desa Teluk Sasah) akibat berhentinya pengoperasian SPAM IKK SKL.

“Sudah kami laporkan ke pak Bupati, beliau langsung menyetujui. Pertama sesegera mungkin akan dibangun sumur bor, target kita minimal dua pekan ke depan sudah bisa beroperasi. Sambil menunggu itu, supply air bersih dari OPD dan bantuan dari BIIE tetap menyasar ke pemukiman warga” jelasnya.

Sumur bor tersebut nantinya menjadi sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat secara gratis selama 24 jam penuh. Titik sementara di Halaman Kantor Lurah dan Kantor Desa masing-masing lokasi dimaksud.

Ronny menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ditambah titik lainnya jika memungkinkan.

“Sementara tiga titik itu karena itu lahan milik Pemkab, nanti tim segera ke lokasi untuk survei dan kajian. Jika ada masyarakat yang lokasinya lumayan jauh ke titik itu, kita lihat lagi apakah ada lokasi lain yang memungkinkan untuk dibangun sumur bor. Baik secara lahan dan sebagainya, karena ini akan dimanfaatkan masyarakat secara terbuka” tambah Ronny.

Untuk langkah jangka menengah dan jangka panjangnya, Pemkab Bintan akan melakukan kajian serta perhitungan terkait sumber air baku dari waduk-waduk yang bisa dimanfaatkan.

Seperti waduk di Kampung Limau (Desa Busung), volume air serta kandungan pH airnya secara teknis telah memenuhi standar air baku SPAM. (IMJ)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPPG Pekanbaru Berkunjung ke Bintan, Lakukan Audiensi dan Koordinasi Program MBG

23 Mei 2026 - 01:07 WIB

Konferensi Pers Tour de Bintan 2026 di Jakarta, Sekda Ronny: Ini Event Internasional Sekaligus Promosi Pariwisata Bintan

23 Mei 2026 - 01:00 WIB

Antusiasme Tinggi, Calon Pendaftar Beasiswa Bintan Diminta Teliti Baca Ketentuan

19 Mei 2026 - 02:41 WIB

Sekda Bintan Ajak Peserta Trekking Jaga Alam dan Kekompakan di HUT ORARI Lokal Bintan

19 Mei 2026 - 02:36 WIB

Reses Ismet Abdullah di Tanjung Uban Selatan, Syamsuddin AT Tegaskan Limbah B3 Pertamina Nyata dan Bukan Isu

10 Mei 2026 - 15:33 WIB

Trending di Bintan