Bengkong Berbenah: LAM Batam Targetkan Nama Jalan Lebih Santun dan Berkelas

MaklumatKepri.Com.Com. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam mengambil langkah tegas untuk memperbaiki citra kawasan Bengkong dengan menghapus penyebutan-penyebutan yang dinilai bermasalah secara budaya. Fokus utama kebijakan ini adalah nama jalan atau simpang yang mengandung kata “Pant*k,” istilah yang bagi masyarakat setempat berkonotasi kasar dan tidak pantas. Ketua Umum LAM Kota Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, menegaskan bahwa penggunaan nama yang tidak mencerminkan marwah tersebut harus segera dihentikan karena bertentangan dengan nilai kesopanan dan adab Melayu sebagai identitas utama Batam.

Upaya penataan ulang ini dilakukan agar Bengkong tidak lagi dikenal karena istilah yang berkonotasi negatif, melainkan sebagai kawasan yang mencerminkan nilai budaya yang santun. LAM Batam memandang penamaan ruang publik sebagai representasi martabat daerah, sehingga istilah yang mengandung makna negatif perlu dihilangkan. Raja Amin menekankan pentingnya menghadirkan suasana kota yang mencerminkan keramahan dan kesantunan Melayu, sehingga masyarakat maupun pengunjung merasakan lingkungan yang positif dan edukatif.

Example 300x600

Sebagai bentuk komitmen, LAM Batam akan memastikan setiap penamaan fasilitas publik ke depan melalui proses kurasi agar selaras dengan nilai sejarah dan budaya. Langkah ini tidak hanya sebatas penggantian nama secara fisik, tetapi juga akan diikuti dengan penyesuaian pada sistem digital dan peta navigasi guna menghapus istilah yang tidak pantas. Dengan perubahan tersebut, Bengkong diharapkan memiliki citra baru yang lebih berwibawa serta mampu menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap identitas budaya Melayu yang beradab.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *