Menu

Mode Gelap
PP FORKOMNAS KPI dan KPI Pusat Siap Berkolaborasi Gelar Sekolah Jurnalis Tingkat Nasional serta Program Magang Nasional Pemko Tanjungpinang Matangkan Persiapan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah AI Diperkenalkan ke UMKM Tanjungpinang, Produk Lokal Disiapkan Masuk Pasar Nasional Gerakan Tanam Buah Produktif, Wawako Raja Ariza dan Anggota DPD RI Ajeng Serahkan Bantuan Bibit Tanaman Rakor Implementasi Penataan OPD, Pemko Tanjungpinang Matangkan Kesiapan Transisi Organisasi Wali Kota Lis: Inovasi KKN UGM, Air Wudhu dan Grey Water Diolah Jadi Irigasi Tetes

Kepri

Maksimalkan Laut Kepri, Komisi II DPRD Tagih Bantuan Pusat

badge-check


					Maksimalkan Laut Kepri, Komisi II DPRD Tagih Bantuan Pusat

Tanjungpinang-Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi.

Wahyu menyebut, bahwa kemandirian pangan serta energi akan membebaskan Indonesia sepenuhnya dari berbagai tekanan global.

“Kita perlu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, daging hingga energi,” ujar Wahyu kepada hariankepri.com, kemarin.

Politisi PKS ini meminta pemerintah pusat, segera memetakan pembangunan nasional berdasarkan keunggulan masing-masing daerah.

Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah, akan mempercepat akselerasi ketahanan pangan dan energi nasional.

“Jangan menjadikan daerah lumbung padi sebagai kawasan industri, begitu juga sebaliknya,” tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah melalui BUMN, aktif mengeksplorasi sumber minyak baru serta mengembangkan energi terbarukan. 

Wahyu menaruh harapan besar, agar Provinsi Kepri mampu bertransformasi menjadi lumbung ikan nasional pada masa mendatang.

“Laut Kepri sangat luas, potensinya besar jika infrastruktur perikanan yang memadai mendukung hal tersebut,” katanya.

Keterbatasan infrastruktur selama ini menghambat optimalisasi hasil laut di wilayah Kepulauan Riau.

Wahyu mengharapkan, bantuan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan asing tidak lagi mencuri potensi laut Kepri.

“Jika memiliki infrastruktur jalan, kita bisa memanfaatkan laut secara maksimal tanpa ada lagi pencurian ikan,” tegasnya.

Dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan ekonomi Kepri. Perbesar

Maksimalkan Laut Kepri, Komisi II DPRD Tagih Bantuan Pusat Tanjungpinang-Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi. Wahyu menyebut, bahwa kemandirian pangan serta energi akan membebaskan Indonesia sepenuhnya dari berbagai tekanan global. “Kita perlu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, daging hingga energi,” ujar Wahyu kepada hariankepri.com, kemarin. Politisi PKS ini meminta pemerintah pusat, segera memetakan pembangunan nasional berdasarkan keunggulan masing-masing daerah. Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah, akan mempercepat akselerasi ketahanan pangan dan energi nasional. “Jangan menjadikan daerah lumbung padi sebagai kawasan industri, begitu juga sebaliknya,” tuturnya. Ia juga meminta pemerintah melalui BUMN, aktif mengeksplorasi sumber minyak baru serta mengembangkan energi terbarukan. Wahyu menaruh harapan besar, agar Provinsi Kepri mampu bertransformasi menjadi lumbung ikan nasional pada masa mendatang. “Laut Kepri sangat luas, potensinya besar jika infrastruktur perikanan yang memadai mendukung hal tersebut,” katanya. Keterbatasan infrastruktur selama ini menghambat optimalisasi hasil laut di wilayah Kepulauan Riau. Wahyu mengharapkan, bantuan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan asing tidak lagi mencuri potensi laut Kepri. “Jika memiliki infrastruktur jalan, kita bisa memanfaatkan laut secara maksimal tanpa ada lagi pencurian ikan,” tegasnya. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan ekonomi Kepri.

MaklumatKepri.com. Tanjungpinang-Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi.

Wahyu menyebut, bahwa kemandirian pangan serta energi akan membebaskan Indonesia sepenuhnya dari berbagai tekanan global.

“Kita perlu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, daging hingga energi,” ujar Wahyu kepada hariankepri.com, kemarin.

Politisi PKS ini meminta pemerintah pusat, segera memetakan pembangunan nasional berdasarkan keunggulan masing-masing daerah.

Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah, akan mempercepat akselerasi ketahanan pangan dan energi nasional.

“Jangan menjadikan daerah lumbung padi sebagai kawasan industri, begitu juga sebaliknya,” tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah melalui BUMN, aktif mengeksplorasi sumber minyak baru serta mengembangkan energi terbarukan.

Wahyu menaruh harapan besar, agar Provinsi Kepri mampu bertransformasi menjadi lumbung ikan nasional pada masa mendatang.

“Laut Kepri sangat luas, potensinya besar jika infrastruktur perikanan yang memadai mendukung hal tersebut,” katanya.

Keterbatasan infrastruktur selama ini menghambat optimalisasi hasil laut di wilayah Kepulauan Riau.

Wahyu mengharapkan, bantuan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan asing tidak lagi mencuri potensi laut Kepri.

“Jika memiliki infrastruktur jalan, kita bisa memanfaatkan laut secara maksimal tanpa ada lagi pencurian ikan,” tegasnya.

Dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan ekonomi Kepri.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kepri Salurkan 500 Paket Sembako, Perkuat Kesejahteraan Sosial di Tanjungpinang

4 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Diskominfo Kepri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, SIGAJIAN Resmi Terintegrasi Tanda Tangan Elektronik

4 Agustus 2026 - 20:55 WIB

BI Kepri: Ekonomi Kepulauan Riau Tahun 2026 Masih Berkinerja Positif

4 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Bank Indonesia Kepri Serahkan Tanjak Indah, Armada Pasar Murah Keliling Jaga Kestabilan Inflasi Daerah

3 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Gubernur Ansar Pimpin High Level Meeting TPID, Distribusi Logistik Jadi Perhatian Khusus

3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Trending di Kepri