Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

Tanjungpinang

Panggung Bertutur Jadi Ruang Anak-anak Tanjungpinang Lepas dari Gawai

badge-check


					Panggung Bertutur Jadi Ruang Anak-anak Tanjungpinang Lepas dari Gawai Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Suara cerita rakyat dan kisah sejarah bergema dari panggung Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kota Tanjungpinang 2026 di Aula SMP Negeri 4.

Di tengah kebiasaan pelajar yang semakin akrab dengan gawai, 100 siswa SD tampil percaya diri membawakan cerita rakyat Melayu dengan ekspresi dan penjiwaan di hadapan dewan juri.

Lomba yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Tanjungpinang itu menjadi ruang bagi pelajar untuk membangun keberanian berbicara, memperkuat minat baca, sekaligus mengenal kembali nilai budaya dan sejarah melalui cerita.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty, mengatakan kemampuan bertutur memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri anak sejak usia dini.

“Anak-anak kita tidak sekadar bercerita. Mereka menghidupkan kembali nilai moral, budaya, dan sejarah bangsa melalui tutur kata dan penjiwaan yang luar biasa,” ujarnya, Jumat (22/5).

Selama empat hari pelaksanaan 19-22 Mei, peserta tampil membawakan berbagai cerita dengan gaya dan penghayatan berbeda. Kemampuan menghafal alur cerita, intonasi, ekspresi, hingga penguasaan panggung menjadi unsur penilaian dewan juri.

Meitya berharap lomba bertutur dapat mendorong anak-anak untuk terus membaca dan berani tampil di depan umum.

“Teruslah membaca dan teruslah bercerita, karena dari tutur kata masa depan bangsa digaungkan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Perawatan Perpustakaan, Rosi Aryani, menjelaskan penetapan pemenang berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang terdiri dari Amrie Poerbha Yogya Sayektie, Afitri Susanti, dan Rendra Setyadiharja.

Dari hasil penilaian, Alyssa Audrina Ho dari SD Swasta Toan Hwa meraih Juara I dengan nilai 259. Juara II diraih Muhammad Yudha Disi Syahputra dari SDN 003 Tanjungpinang Timur dengan nilai 255,5, sedangkan Juara III diraih Nur Nazhira Farhana dari SDN 004 Tanjungpinang Kota dengan nilai 253.

Untuk juara harapan, Fahmi Wangsa Adhitama dari SDIT Al Madinah Tanjungpinang meraih Harapan I dengan nilai 252. Harapan II diraih Sofia Azzahra dari SDN 017 Bukit Bestari dengan nilai 251, sementara Harapan III diraih Ramadhan Rizki Azwir dari SD Negeri 016 Tanjungpinang Timur dengan nilai 248.

Sumber: MC TPI
Redaksi: EL
Editor : Amka

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

2 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Trending di Tanjungpinang