Menu

Mode Gelap
Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

Tanjungpinang

DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

badge-check


					DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang mulai memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan hewan yang dikurbankan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan pemeriksaan ante mortem atau sebelum penyembelihan telah dilakukan sejak dua pekan terakhir di sejumlah lokasi penjualan dan penampungan hewan kurban.

“Hingga 24 Mei 2026, hampir 1.200 ekor sapi dan kambing telah diperiksa dan dinyatakan sehat serta layak,” ujarnya, Senin (25/5).

Menurut Robert, hewan kurban yang telah lulus pemeriksaan diberikan label “SL” atau sehat dan layak sebagai jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

Selain pemeriksaan kesehatan hewan, DPPP juga melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

“Itu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut dalam kondisi baik untuk pelaksanaan kurban,” katanya.

Tak hanya sebelum penyembelihan, DPPP juga akan melakukan pemeriksaan post mortem pada hari pelaksanaan kurban. Pemeriksaan dilakukan tenaga medis veteriner untuk memastikan kondisi daging dan organ hewan aman dikonsumsi masyarakat.

“Setelah hewan disembelih, tenaga medis veteriner akan memeriksa apakah terdapat penyakit, kandungan cacing, atau kondisi lainnya,” jelas Robert.

Pemeriksaan post mortem difokuskan di 27 masjid dengan jumlah hewan kurban terbanyak, terutama di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Salah satu titiknya di Masjid Al-Taubah Jalan Jenderal Sudirman yang nantinya menerima bantuan hewan kurban Presiden,” ungkapnya.

Robert menambahkan, ketersediaan hewan kurban di Kota Tanjungpinang tahun ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini stok sapi telah mencapai lebih dari 1.000 ekor, sementara kambing tersedia sekitar 1.386 ekor.

“Kalau untuk sapi, kebutuhan sekitar 950 ekor dan untuk kambing sekitar 1.386 ekor, jadi stoknya mencukupi,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

2 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Trending di Tanjungpinang