BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026 Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

Nasional

SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi

badge-check


					SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi Perbesar

Maklumatkepri.com. Jakarta-Kabar menggembirakan datang dari pasar keuangan Indonesia. Penguatan nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir mendapat apresiasi dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Melalui pernyataannya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyebut penguatan Rupiah dan IHSG menjadi sinyal positif bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan dan instrumen untuk menghadapi tekanan ekonomi yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Alhamdulillah, ada good news untuk kita semua. Dua hari ini Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini menjadi awal yang baik,” ujar SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu nilai perkembangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa pandangannya beberapa waktu lalu tidak keliru.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki sumber daya politik maupun ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.

SBY menegaskan berbagai opsi kebijakan masih tersedia, baik melalui instrumen fiskal pemerintah maupun kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan menghentikan pelemahan Rupiah dan IHSG yang sebelumnya berlangsung beruntun menjadi bukti adanya langkah konkret dari pemerintah dan otoritas keuangan.

“Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita untuk mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat,” katanya.

SBY juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan berhasil meredam tekanan yang sempat menghantam pasar keuangan nasional.

Jika tidak segera diatasi, lanjut SBY, pelemahan nilai tukar dan pasar saham berpotensi semakin sulit dikendalikan karena dipengaruhi kombinasi faktor ekonomi riil, kondisi fiskal, beban utang, hingga sentimen dan persepsi pasar.

Karena itu, SBY meminta pemerintah terus menjaga momentum positif dengan memperkuat kondisi fiskal negara, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan SBY ini menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah ekonomi pemerintahan Prabowo di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi perekonomian. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 17:20 WIB

Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 17:17 WIB

Suket Penyetaraan SMA Gibran Batal Demi Hukum, Abah Elang Soroti Legitimasi Wapres

31 Oktober 2026 - 22:11 WIB

PB PII Sampaikan Keprihatinan atas Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo

31 Oktober 2026 - 00:44 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Trending di Hukrim