Temuid Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Buka Pintu Kolaborasi Untuk Anak Muda Se-Indonesia Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026 Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030 Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

Tanjungpinang

DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat

badge-check


					DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau memadukan pelestarian budaya Melayu dengan kepedulian terhadap pendidikan melalui rangkaian kegiatan di Pulau Penyengat, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan bertema “Mengenal Pulau Penyengat: Jejak dan Kekayaan Budaya Melayu” itu diisi dengan edukasi sejarah Melayu, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa, serta sosialisasi swasembada pangan kepada masyarakat.

Ketua DWP BRMP Kepulauan Riau, Farida Rudi Hartono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus membangun kepedulian sosial melalui dunia pendidikan.

“Perempuan dan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendukung lahirnya generasi penerus bangsa melalui pendidikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian di bidang pendidikan, DWP BRMP Kepri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah melalui program Back to School kepada 22 siswa baru kelas I SDN 009 Tanjungpinang Kota.

“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat anak-anak dalam memulai tahun ajaran baru,” kata Farida.

Plt. Kepala SDN 009 Tanjungpinang Kota, Raja Yulirasidah, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan DWP BRMP Kepri. Bantuan tersebut, katanya, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para siswa untuk mengikuti proses belajar sejak awal tahun ajaran.

Sementara itu, Lurah Penyengat, Candra Agung Lukita, menyambut baik dipilihnya Pulau Penyengat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat.

Selain kegiatan sosial, DWP BRMP Kepri juga menggelar sosialisasi Program Swasembada Pangan kepada jajaran Kelurahan Penyengat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Pada sesi edukasi budaya, peserta mendapat pemaparan dari tokoh adat Melayu, Raja Malik Hamzah, mengenai sejarah Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga sekaligus salah satu tonggak perkembangan bahasa dan kebudayaan Melayu.

Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak memahami sejarah Pulau Penyengat sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu bagi generasi mendatang.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026

2 November 2026 - 22:18 WIB

Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas

2 November 2026 - 22:14 WIB

Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri

2 November 2026 - 22:09 WIB

Karimun Dominasi Cabor Barongsai Porprov VI Kepri 2026, Borong Lima Medali Emas

2 November 2026 - 17:26 WIB

Tim Futsal Tanjungpinang Taklukkan Lingga 5-0 pada Penyisihan Porprov VI Kepri 2026

2 November 2026 - 17:21 WIB

Trending di Olahraga