Temuid Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Buka Pintu Kolaborasi Untuk Anak Muda Se-Indonesia Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026 Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030 Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

Tanjungpinang

Wali Kota Lis Cari Jalan Keluar Keluhan Wisatawan Mancing soal Hasil Tangkapan

badge-check


					Wali Kota Lis Cari Jalan Keluar Keluhan Wisatawan Mancing soal Hasil Tangkapan Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan wisatawan mancing dari luar negeri mulai berkurang datang melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura. Kondisi itu berkaitan dengan keluhan wisatawan yang kesulitan membawa pulang hasil tangkapan ikan.

Informasi tersebut diperoleh dari pelaku usaha perjalanan wisata yang melayani wisatawan, terutama dari Malaysia. Sebagian wisatawan memilih meninggalkan hasil tangkapannya, sementara sebagian lainnya beralih menggunakan pintu masuk di daerah lain.

“Setelah kami cek, persoalannya sederhana, yaitu ketika mereka membawa box hasil pancingan untuk pulang, selalu ditahan,” kata Lis, Jumat (10/7/2026).

Persoalan itu muncul di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat, selama Januari hingga Mei 2026 jumlah kunjungan mencapai 837.015 orang atau naik 17,61 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.605 wisatawan masuk melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura atau sekitar 3,18 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau. Jumlah itu masih berada di bawah Batam, Bintan, dan Karimun.

Keluhan mengenai hasil tangkapan ikan, lanjut Lis, sudah beberapa kali disampaikan agen perjalanan dari Malaysia kepada mitra usaha wisata di Tanjungpinang. Persoalan tersebut perlu segera dicarikan jalan keluar agar tidak memengaruhi minat wisatawan memilih Tanjungpinang sebagai tujuan wisata mancing.

Karena itu, Lis telah berkomunikasi dengan Bea Cukai dan Kantor Imigrasi untuk membahas persoalan tersebut bersama instansi terkait.

“Saya sudah menghubungi Kepala Bea Cukai dan juga berkomunikasi dengan Kepala Imigrasi. Kami berharap bisa duduk bersama mencari solusi,” ujarnya.

Lis berharap seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam mendukung sektor pariwisata di Tanjungpinang. Menurutnya, kemudahan bagi wisatawan tetap dapat diupayakan tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

“Kita harus punya komitmen bersama agar pengembangan Tanjungpinang menjadi kota wisata tidak sia-sia,” tutupnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026

2 November 2026 - 22:18 WIB

Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas

2 November 2026 - 22:14 WIB

Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri

2 November 2026 - 22:09 WIB

Karimun Dominasi Cabor Barongsai Porprov VI Kepri 2026, Borong Lima Medali Emas

2 November 2026 - 17:26 WIB

Tim Futsal Tanjungpinang Taklukkan Lingga 5-0 pada Penyisihan Porprov VI Kepri 2026

2 November 2026 - 17:21 WIB

Trending di Olahraga