Menu

Mode Gelap
SETOKOK: LUKA YANG HARUS MENJADI PELAJARAN, BUKAN WARISAN Politeknik ‘Aisyiyah Batam Resmi Berdiri, Susanna Dilantik sebagai Direktur Kabut Asap Melanda Batam, Warga Diminta Waspada dan Kurangi Aktivitas di Luar Gelorakan Semangat Keteladanan Rasulullah, KKN Kelompok II UINSU 2026 Semarakkan Maulid Nabi di Desa Budaya Lingga, Tebarkan Dakwah dan Kepedulian bagi Yatim, Piatu, serta Kaum Dhuafa. Mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU Dorong UMKM Desa Budaya Lingga Naik Kelas melalui QRIS dan Rebranding Terong “Bre Tepu” Menjaga Generasi, Menjemput Masa Depan: KKN Kelompok II UINSU 2026 Gaungkan Gerakan Cegah Stunting di Desa Budaya Lingga

Kepri

Kebakaran Hutan di Lingga Hanguskan 1 Hektare Kawasan Pantai Pasir Panjang

badge-check


					Kebakaran Hutan di Lingga Hanguskan 1 Hektare Kawasan Pantai Pasir Panjang Perbesar

Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Kabupaten Lingga. Kali ini, api melalap kawasan hutan di Pantai Pasir Panjang, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, Senin (9/2/2026) siang.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan menghanguskan kurang lebih 1 hektare kawasan hutan di sekitar pantai. Kobaran api sempat meluas karena kondisi cuaca panas disertai angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan informasi awal kebakaran diterima dari salah satu personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Informasi pertama kali kami terima dari anggota TRC BPBD yang berada di sekitar lokasi kebakaran,” ujar Oktanius saat dikonfirmasi, Senin (9/2).

Mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Lingga langsung berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Daik Lingga untuk melakukan penanganan cepat di lokasi.

“Anggota BPBD bersama petugas Damkar langsung menuju ke lokasi dengan membawa satu unit mobil tangki air milik BPBD. Mobil Damkar saat ini masih dalam perbaikan,” jelasnya.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas ke kawasan hutan lainnya. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 1 jam 30 menit.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 14.30 WIB api berhasil dipadamkan seluruhnya. Saat ini kami masih melakukan pendataan dan belum dapat memastikan penyebab kebakaran,” ungkap Oktanius.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang rawan kebakaran. Masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan serta menghindari membuang puntung rokok di area terbuka.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan dan tidak membuang sumber api sembarangan. Kondisi kemarau dan angin kencang sangat berisiko memicu kebakaran yang merugikan banyak pihak,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

12 September 2026 - 00:42 WIB

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

12 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

12 September 2026 - 00:00 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 22:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 22:11 WIB

Trending di Kepri