Menu

Mode Gelap
PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

Tanjungpinang

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

badge-check


					Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang-Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tanjungpinang mulai diintegrasikan dengan skrining tuberkulosis (TBC). Layanan ini memungkinkan masyarakat memeriksa kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi TBC lebih dini.

Pelaksanaan layanan tersebut ditinjau langsung Wakil Menteri Kesehatan II dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR di Posyandu Kencana, Kelurahan Kampung Baru, Kota Tanjungpinang, Jumat (11/9/2026).

Benjamin menjelaskan, CKG merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk mendorong masyarakat memeriksakan kesehatan sebelum muncul keluhan atau penyakit.

“Program prioritas pertama harus melakukan cek kesehatan gratis. Sekarang sudah hampir 90 juta lebih orang yang melakukan CKG,” kata Benjamin.

Pemeriksaan CKG mencakup tekanan darah, gula darah, berat badan dan sejumlah pemeriksaan lainnya untuk membantu menemukan gangguan kesehatan sejak dini.

Benjamin mencontohkan seorang peserta yang terlihat sehat, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pembengkakan jantung. Temuan tersebut, menurut dia, menunjukkan pentingnya pemeriksaan meski seseorang tidak sedang merasa sakit.

“Kalau punya darah tinggi ya tinggal diobati, punya kolesterol tinggi ya diobati, gula darah tinggi tinggal diobati. Jadi kita bisa hidup sehat umur panjang,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, CKG di Tanjungpinang juga diintegrasikan dengan skrining TBC. Benjamin mengatakan deteksi dini penting dilakukan agar warga yang terindikasi TBC dapat segera memperoleh pengobatan.

“Kalau ada TBC itu bisa diobati. Obatnya lengkap dan gratis,” jelasnya.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan integrasi CKG dengan pemeriksaan TBC membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah kesehatan, pemerintah akan membantu tindak lanjut pengobatannya.

“Kalau nanti hasil pemeriksaannya ada yang kurang, ada yang perlu ditindaklanjuti, pemerintah akan membantu mengobatinya,” ucap Ansar.

Ansar juga mengajak masyarakat menyampaikan informasi tentang layanan CKG kepada keluarga dan tetangga agar semakin banyak warga memanfaatkannya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengapresiasi kunjungan Wamenkes II yang meninjau langsung pelaksanaan CKG dan skrining TBC di Tanjungpinang. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis di puskesmas terdekat.

“Tujuan CKG supaya masyarakat Tanjungpinang umur panjang dalam keadaan sehat. Jaga pola hidup sehat dan selalu bahagia,” tutur Ariza.

Pelaksanaan CKG yang terintegrasi dengan skrining TBC di Posyandu Kencana merupakan lokasi keempat sejak dimulai pada 9 September 2026. Pemeriksaan meliputi berat badan, tekanan darah, lingkar perut, gula darah serta skrining TBC menggunakan X-ray. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 14:45 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 14:35 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 21:20 WIB

Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

10 September 2026 - 21:16 WIB

Kadinkes Rustam: Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Sedang, Kelompok Rentan Perlu Hati-hati

10 September 2026 - 19:55 WIB

Trending di Tanjungpinang