Menu

Mode Gelap
Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa Polresta Barelang Ungkap Dua Perkara dalam Kericuhan Setokok, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Batam Tetap Kondusif Amsakar Buka Peluang UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas Wako Lis sepakat untuk mengambil bagian dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi nasional. Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Wawako Ariza Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Perkuat PAD

Anambas

Ekonomi Anambas Melonjak 15,54% pada 2025, Tertinggi di Kepri dalam 10 Tahun

badge-check


					Pejabat Statistisi Terampil Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas, Muhammad Rhevanza Kusnadi Perbesar

Pejabat Statistisi Terampil Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas, Muhammad Rhevanza Kusnadi

MaklumatKepri.com, Anambas-Perekonomian Kabupaten Kepulauan Anambas menunjukkan lonjakan signifikan pada 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi daerah tersebut mencapai 15,54 persen, sekaligus menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas, Adi Cahyadi melalui pejabat Statistisi Terampil, Muhammad Rhevanza Kusnadi, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mengalami lonjakan cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Muhammad Rhevanza Kusnadi mengatakan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2025 pertumbuhan ekonomi mencapai 15, 54%.

Lebih lanjut, Kusnadi menjelaskan bahwa dinamika pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Anambas selama satu dekade terakhir menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam. Hal tersebut dipengaruhi berbagai faktor ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pejabat statistisi terampil itu mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2016 : 2,9%, Tahun 2017 : -0,1%, Tahun 2018 : -8,21%, Tahun 2019 : -0,13 %, Tahun 2020 : -7,83 %,Tahun 2021 : 0,04%, Tahun 2022 : 0,09%, Tahun 2023 : 0,62%, Tahun 2024 : -5,67 % dan Tahun 2025 : 15, 54 %.

“Jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi Anambas sejak tahun 2016 hingga 2025 maka angka 15,54 % pada tahun 2025 adalah tertinggi selama 10 terkahir,” ucap Kusnadi

Namun demikian, selain pertumbuhan ekonomi, BPS juga mencatat perkembangan tingkat pengangguran terbuka di wilayah tersebut.

Rhevanza Kusnadi juga mengatakan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2016, 7,69%.

Ia mengatakan bahwa angka 7,69% itu dirilis dengan level estimasi tingkat provinsi oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan wewenang pusat.

Sementara itu, data tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kepulauan Anambas menunjukkan tren yang relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Kusnadi mengatakan tingkat pengangguran terbuka di Kepulauan Anambas pada tahun 2017 : – 5,18 %, tahun 2018 : 2,46 %, tahun 2019 : 2,91 %, tahun 2020 : 3,44 %, tahun 2021 : 1,27 %, tahun 2022 : 2,15 %, tahun 2023 : 2,55 %, tahun 2024 : 2,38 % dan tahun 2025 : 2,56 %.

Selain indikator ketenagakerjaan, BPS juga mencatat perkembangan angka kemiskinan di daerah tersebut selama satu dekade terakhir.

Rhevanza Kusnadi, kembali menjelaskan bahwa persentase penduduk miskin di Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2016 : 6,73%, tahun 2017 : 6,87%, tahun 2018 : 6,93%, tahun 2019 : 6,44%, tahun 2020 : 6.56%, tahun 2021 : 7,09%, tahun 2022 : 7,51%, tahun 2023 : 6,95 %, tahun 2024 : 6,67%, dan tahun 2025 : 6,35%.

“Penduduk miskin di Kabupaten Kepulauan Anambas menurun 0,32% pada tahun 2025 jika dibandingkan pada tahun sebelumnya,” kata Kusnadi.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyatakan pemerintah daerah akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang meningkat harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di daerah tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memperkuat berbagai program pembangunan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas akan terus berupaya menurunkan angka kemiskinan serta pengangguran di Kepulauan Anambas” kata Aneng.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap tren positif pertumbuhan ekonomi dapat terus berlanjut di masa mendatang dengan dukungan masyarakat dan sektor swasta.
“Dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi ini, diharapkan dapat terus berlanjut dengan dukungan dari seluruh masyarakat dan sektor swasta untuk peningkatan kesejahteraan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kunjungan Presiden Prabowo ke Anambas Ditunda, Menunggu Jadwal Lanjutan

8 September 2026 - 15:54 WIB

BI Uang Digital Tak Akan Gantikan Uang Kartal

20 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Krisis Komponen Ubah Strategi Apple: iPhone 18 Pro Didahulukan, Model Standar Mundur ke 2027

18 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Suzuki Banting Setir: XL7 Hybrid Hadir di Batam, Garansi Baterai 8 Tahun!

18 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Pembiayaan Syariah Tembus Rp720 Triliun, BI Dorong Korporasi Perluas Investasi

13 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Trending di Ekonomi