Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Anambas

Defisit Rp100 Miliar, Pemkab Anambas Pangkas Kegiatan Nonprioritas

badge-check


					Defisit Rp100 Miliar, Pemkab Anambas Pangkas Kegiatan Nonprioritas Perbesar

MaklumatKepri.Com. Anambas-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mulai melakukan penyesuaian anggaran setelah mengalami defisit lebih dari Rp100 miliar pada triwulan pertama APBD 2026.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan tekanan fiskal dipicu lambannya transfer keuangan daerah (TKD) serta penurunan dana bagi hasil (DBH). Kondisi ini berdampak langsung terhadap pelaksanaan sejumlah program pembangunan.

“Di triwulan pertama ini kita sudah mengalami defisit lebih dari Rp100 miliar dari total APBD Rp840 miliar,” ujar Aneng, Senin (6/4).

Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD telah menggelar rapat untuk merumuskan langkah penanganan. Salah satu kebijakan yang diambil adalah melakukan efisiensi dan pergeseran anggaran.

Sejumlah kegiatan yang dinilai tidak mendesak atau tidak berdampak langsung bagi masyarakat diputuskan untuk ditunda, bahkan dicoret dari rencana anggaran tahun ini.

“Beberapa kegiatan yang tidak terlalu penting sudah kita coret. Anggarannya dialihkan ke program yang lebih prioritas,” tegasnya.

Aneng menjelaskan, anggaran yang dialihkan tersebut difokuskan pada sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti bantuan sosial dan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Selain itu, pemerintah daerah memastikan layanan dasar tetap berjalan optimal meskipun kondisi fiskal sedang tertekan.

“Prioritas kita sekarang memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan dasar, termasuk kesehatan dan bantuan sosial,” katanya.

Ia menegaskan, langkah efisiensi dilakukan secara selektif agar tidak membebani masyarakat. Pemkab juga untuk sementara belum dapat menjalankan pembangunan fisik secara maksimal pada tahun ini.

“Fokus kita menyehatkan kondisi fiskal dan menjaga pelayanan publik tetap berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk belanja rutin seperti gaji pegawai dipastikan tetap aman dan tidak mengalami perubahan. Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian melalui pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Pemkab Anambas berharap kondisi keuangan daerah dapat segera membaik seiring normalisasi transfer dari pemerintah pusat dan peningkatan pendapatan daerah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aneng Tekankan Pentingnya Disiplin dan Integritas ASN

27 Oktober 2026 - 04:04 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Akhiri Pengabdian 24 Tahun, Suryani Terima Ucapan Selamat Purna Tugas

14 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Desa Piabung Dapat Berkah Rp3,7 Miliar, Bupati Aneng Tepung Tawari Kampung Nelayan Merah Putih

11 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24

25 September 2026 - 18:15 WIB

Trending di Anambas