Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Kepri

Maksimalkan Laut Kepri, Komisi II DPRD Tagih Bantuan Pusat

badge-check


					Maksimalkan Laut Kepri, Komisi II DPRD Tagih Bantuan Pusat

Tanjungpinang-Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi.

Wahyu menyebut, bahwa kemandirian pangan serta energi akan membebaskan Indonesia sepenuhnya dari berbagai tekanan global.

“Kita perlu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, daging hingga energi,” ujar Wahyu kepada hariankepri.com, kemarin.

Politisi PKS ini meminta pemerintah pusat, segera memetakan pembangunan nasional berdasarkan keunggulan masing-masing daerah.

Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah, akan mempercepat akselerasi ketahanan pangan dan energi nasional.

“Jangan menjadikan daerah lumbung padi sebagai kawasan industri, begitu juga sebaliknya,” tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah melalui BUMN, aktif mengeksplorasi sumber minyak baru serta mengembangkan energi terbarukan. 

Wahyu menaruh harapan besar, agar Provinsi Kepri mampu bertransformasi menjadi lumbung ikan nasional pada masa mendatang.

“Laut Kepri sangat luas, potensinya besar jika infrastruktur perikanan yang memadai mendukung hal tersebut,” katanya.

Keterbatasan infrastruktur selama ini menghambat optimalisasi hasil laut di wilayah Kepulauan Riau.

Wahyu mengharapkan, bantuan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan asing tidak lagi mencuri potensi laut Kepri.

“Jika memiliki infrastruktur jalan, kita bisa memanfaatkan laut secara maksimal tanpa ada lagi pencurian ikan,” tegasnya.

Dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan ekonomi Kepri. Perbesar

Maksimalkan Laut Kepri, Komisi II DPRD Tagih Bantuan Pusat Tanjungpinang-Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi. Wahyu menyebut, bahwa kemandirian pangan serta energi akan membebaskan Indonesia sepenuhnya dari berbagai tekanan global. “Kita perlu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, daging hingga energi,” ujar Wahyu kepada hariankepri.com, kemarin. Politisi PKS ini meminta pemerintah pusat, segera memetakan pembangunan nasional berdasarkan keunggulan masing-masing daerah. Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah, akan mempercepat akselerasi ketahanan pangan dan energi nasional. “Jangan menjadikan daerah lumbung padi sebagai kawasan industri, begitu juga sebaliknya,” tuturnya. Ia juga meminta pemerintah melalui BUMN, aktif mengeksplorasi sumber minyak baru serta mengembangkan energi terbarukan. Wahyu menaruh harapan besar, agar Provinsi Kepri mampu bertransformasi menjadi lumbung ikan nasional pada masa mendatang. “Laut Kepri sangat luas, potensinya besar jika infrastruktur perikanan yang memadai mendukung hal tersebut,” katanya. Keterbatasan infrastruktur selama ini menghambat optimalisasi hasil laut di wilayah Kepulauan Riau. Wahyu mengharapkan, bantuan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan asing tidak lagi mencuri potensi laut Kepri. “Jika memiliki infrastruktur jalan, kita bisa memanfaatkan laut secara maksimal tanpa ada lagi pencurian ikan,” tegasnya. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan ekonomi Kepri.

MaklumatKepri.com. Tanjungpinang-Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi.

Wahyu menyebut, bahwa kemandirian pangan serta energi akan membebaskan Indonesia sepenuhnya dari berbagai tekanan global.

“Kita perlu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, daging hingga energi,” ujar Wahyu kepada hariankepri.com, kemarin.

Politisi PKS ini meminta pemerintah pusat, segera memetakan pembangunan nasional berdasarkan keunggulan masing-masing daerah.

Menurutnya, pembangunan yang sesuai dengan karakteristik daerah, akan mempercepat akselerasi ketahanan pangan dan energi nasional.

“Jangan menjadikan daerah lumbung padi sebagai kawasan industri, begitu juga sebaliknya,” tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah melalui BUMN, aktif mengeksplorasi sumber minyak baru serta mengembangkan energi terbarukan.

Wahyu menaruh harapan besar, agar Provinsi Kepri mampu bertransformasi menjadi lumbung ikan nasional pada masa mendatang.

“Laut Kepri sangat luas, potensinya besar jika infrastruktur perikanan yang memadai mendukung hal tersebut,” katanya.

Keterbatasan infrastruktur selama ini menghambat optimalisasi hasil laut di wilayah Kepulauan Riau.

Wahyu mengharapkan, bantuan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan asing tidak lagi mencuri potensi laut Kepri.

“Jika memiliki infrastruktur jalan, kita bisa memanfaatkan laut secara maksimal tanpa ada lagi pencurian ikan,” tegasnya.

Dukungan anggaran dari pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk melakukan lompatan besar bagi kemajuan ekonomi Kepri.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

5 November 2026 - 03:08 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

5 November 2026 - 03:01 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 18:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 18:07 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Trending di Kepri