Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Batam

Warga Nagoya Apresiasi Kepemimpinan Cepat Tanggap Li Claudia

badge-check


					wakil-Kepala-Bp-Batam-Li-claudia-Chandra-1 Perbesar

wakil-Kepala-Bp-Batam-Li-claudia-Chandra-1

Maklumatkepri.com. Batam-Senyum optimisme mulai kembali terlihat di wajah para pelaku usaha dan masyarakat Kota Batam, khususnya di kawasan Nagoya yang selama ini dikenal sebagai salah satu jantung pariwisata dan perdagangan kota.

Dalam beberapa pekan terakhir, geliat wisatawan mancanegara (wisman) disebut mulai terasa kembali. Hotel-hotel perlahan ramai, pusat perbelanjaan mulai hidup, restoran dan tempat hiburan kembali dipadati tamu asing yang datang dari berbagai negara tetangga.

Bagi masyarakat, kebangkitan ini bukan sekadar angka kunjungan.

Ini adalah tanda bahwa Batam masih dipercaya sebagai kota tujuan wisata yang nyaman untuk disinggahi.

Salah seorang warga Nagoya mengatakan, suasana kota yang lebih tertib, lebih bersih, dan lebih terjaga belakangan ini ikut memberi pengaruh terhadap tumbuhnya rasa nyaman para pengunjung.

Menurutnya, upaya pemerintah dalam merespons persoalan lapangan dengan cepat mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun dunia usaha.

“Sekarang ini wisatawan asing sudah mulai ramai lagi. Nagoya mulai hidup. Kita lihat hotel, mal, kuliner, semua mulai bergerak. Ini pertanda Batam masih diminati,” ujarnya kepada media ini, Selasa (5/5/2026).

Ia menilai, situasi tersebut tidak lepas dari keseriusan pemerintah daerah, khususnya gerak cepat Li Claudia Chandra yang belakangan aktif turun menata berbagai persoalan kota.

Mulai dari kebersihan, ketertiban lingkungan, penanganan aktivitas liar, hingga penataan wajah kawasan strategis dinilai menjadi bagian penting dalam membangun citra Batam sebagai kota yang ramah wisata.

“Bu Li Claudia ini cepat tanggap. Beliau sering turun langsung, lihat persoalan, minta dibenahi. Masyarakat melihat itu. Kota yang dipimpin dengan perhatian seperti ini tentu membuat orang merasa lebih yakin Batam sedang dibenahi,” katanya.

Sebagai kota yang berhadapan langsung dengan Singapore dan Malaysia, Batam memang tidak hanya menjual lokasi strategis. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad

5 November 2026 - 01:57 WIB

Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui

4 November 2026 - 21:15 WIB

Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto

4 November 2026 - 18:13 WIB

Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam

4 November 2026 - 17:58 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Trending di Batam