Menu

Mode Gelap
Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Naik Rp17 Miliar dalam Dua Tahun, Transparansi Dipertanyakan

Kepri

Provinsi Kepulauan Riau Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026

badge-check


					Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menerima penghargan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026 digelar Kementrian Dikdasmen RI di Gedung Garuda Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Kota Depok, Senin (25/5/2026). Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menerima penghargan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026 digelar Kementrian Dikdasmen RI di Gedung Garuda Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Kota Depok, Senin (25/5/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak- Provinsi Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026. Di ajang ini Pemerintah Provinsi Kepri berhasil meraih dua penghargaan, yakni untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Penghargaan diserahkan dalam perhelatan Penerimaan Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah yang digelar Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah di Gedung Garuda Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Jalan Raya Parung Ciputat, Bojongsari, Kota Depok, Senin (25/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh 27 kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Penghargaan untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau diterima langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, sementara penghargaan untuk Kabupaten Karimun diterima oleh Wakil Bupati Karimun.

Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa bahasa Indonesia memiliki keterkaitan erat dengan budaya dan sastra Melayu yang tumbuh di Kepulauan Riau, salah satunya melalui karya Gurindam Dua Belas.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

“Penghargaan ini merupakan kehormatan bagi masyarakat Kepulauan Riau dan kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kepri. Revitalisasi bahasa daerah menjadi langkah penting dalam menjaga identitas budaya bangsa dan perlu dimulai dari berbagai subsistem, termasuk pemerintahan,” ujar Ansar.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian bahasa daerah di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah harus dimulai sejak dini melalui lingkungan keluarga maupun pendidikan dasar agar bahasa daerah tidak luntur oleh perkembangan peradaban modern.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026,” ujarnya

Sumber: MC Kepri
Redaksi: EL
Editor : Amka

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wagub Nyanyang Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Siap Mengabdi dan Berkontribusi untuk Masyarakat Kepri

1 Agustus 2026 - 16:03 WIB

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 16:23 WIB

Trending di Kepri