Menu

Mode Gelap
Dari Julok Menuju Tiongkok: Shilva Zohra Raih Beasiswa Penuh Kuliah Di China Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD Dari Tunai Ke Digital, KKN Desa Dewi Sri Dampingi UMKM Desa Dewi Sri Gunakan Qris Mardiono Ucapkan Selamat HUT Demokrat ke-25: Bergandeng Tangan Menuju Indonesia Makmur Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak Ketua Baitul Mal Langsa Dukung PKRM dan PRIMA DMI Langsa Award 2026

Kepri

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

badge-check


					Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama Perbesar

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

Maklumatkepri.com. Batam-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Tahun 2026 ini, Pemprov Kepri membangun dua Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) baru di Kota Batam.

Dua unit sekolah baru dimaksud yakini, SMK Negeri 13 di Kelurahan Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong, dan SMK Negeri 14 di Tanjunguncang Kecamatan Batu Aji.

Senin (13/7/2026), Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan peletakan batu pertama, menandai dimulainya pembangunan kedua SMK Negeri tersebut.

Peletakan batu pertama dilaksanakan di areal bakal SMK Negeri 13 Batam, dihadiri Waka III dan Anggota DPRD Provinsi Kepri, Tim Percepatan Pembangunan, sejumlah Kepala OPD dan FKPD, Wali Kota Batam, pengawas dan kepala sekolah SMAN/SMKN dan RT/RW di Kelurahan Tanjung Buntung Batam.

Gubernur Ansar dalam kesempatan ini menjelaskan, penambahan dua unit sekolah baru ini dilaksanakan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya di Kota Batam, sekaligus upaya pemenuhan pemerataan pendidikan.

“Ini juga untuk mengatasi terus membludaknya jumlah pendaftar baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027,” terangnya.

Gubernur Ansar berharap kehadiran SMKN 13 dan SMKN 14 Batam akan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap dinamika dunia kerja, pekembangan teknologi serta kebutuhan akan industri.

“Kedepan kita juga menginginkan makin banyak lahir generasi muda Kepri yang berilmu, memiliki kompetensi vokasi, berintegritas dan juga bisa bersaing dalam mengisi kebutuhan industri yang terus tumbuh dan berkembang di Kepulauan Riau,” paparnya lagi.

SMKN 13 yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Gubernur Ansar Ahmad dinbangun di atas lahan seluas 7.360 m².

Pembangunan unit skolah baru SMK 13 Batam dianggarkan sebesar Rp4,1 miliar yang bersumber dari APBD 2026, yang meliputi pembangunan 6 ruang kelas, 1 ruang praktik siswa, 1 ruang kepala sekolah, dan 1 unit toilet dalam bangunan satu lantai.

Kendati demikian, struktur bangunan sekolah yang ditarget akan Diresmikan pada November 2026 ini menggunakan pondasi bangunan tiga lantai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung mengatakan, pembangunan sekolah SMKN 13 Batam ini bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam atas usulan tokoh dan warga masyarakat di Kecamatan Bengkong.

Saat ini, proses belajar mengajar SMKN 13 Batam telah berjalan. Terdapat 480 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar yang terbagi dalam tiga jurusan: yakni teknik pengelasan, teknik komputer jaringan dan teknik elektronika industri. Untuk sementara ini, operasional sekolah menginduk di SMAN 8 Batam.

Konversi SMAN menjadi SMKN

Gubernur Ansar Ahmad menambahkan, untuk mewujudkan misi mewujudkan pemerataan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter, Provinsi Kepri berkomitmen untuk terus meningkatkan pendidikan sekolah kejuruaan.

Hampir 62 persen siswa siswi baru lulusan sekolah menengah pertama (SMP) termasuk di Kota Batam disebut Gubernur menginginkan pendidikan sekolah kejuruan.

“Guna bisa mengakodir tingginya kebutuhan sekolah tersebut, perlahan kita terus konversikan pendidikan sekolah SMAN yang ada,” terang Gubernur.

Salah satu yang akan diwujudkan dalam waktu dekat ini adalah mengubah status sekolah SMAN 18 di Tembesi Sagulung dan SMAN 29 di Tiban Sekupang menjadi SMKN 15 dan SMKN 16.

“Sehingga kedepan komposisi sekolah di Kepri 70 persen SMKN dan 30 persen SMAN,” tutup Gubernur.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan Taspen Group Perkuat Komitmen Perlindungan ASN

10 September 2026 - 14:48 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 14:42 WIB

Gubernur Ansar Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Bahas FTZ, Distribusi Barang hingga Pariwisata Kepri

10 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Ansar Terima Kunjungan Kepala BKKBN Kepri, Perkuat Sinergi Program Kependudukan dan Keluarga

10 September 2026 - 09:40 WIB

Kompetensi Pelayanan Rumah Tangga Pemprov Kepri Diperkuat, Dibekali Peningkatan Kemampuan Set-Up Table

10 September 2026 - 09:35 WIB

Trending di Kepri