Menu

Mode Gelap
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028 Pemko Tanjungpinang Percepat Penyerahan Aset PSU Perumahan Bersama BPN YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sabang Amsakar Lantik Panglima Sambang Kota Batam, Ajak Organisasi Adat Perkuat Persatuan Erlita Amsakar Tekankan Literasi Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sagulung Peringati Hari Lahir ke-62, Ketua PII Wati: Teguhkan Semangat Perempuan Berdaya dan Berkarya

Kepri

Pemprov Kepri Jalankan Program DIGI-GO Internship, Upaya Perkuat Kompetensi ASN dan Transformasi Digital

badge-check


					Pembukaan Program Magang DIGI-GO Internship di ruang Collaboration Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Dompak, Selasa (8/6/2026). Perbesar

Pembukaan Program Magang DIGI-GO Internship di ruang Collaboration Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Dompak, Selasa (8/6/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 ini mulai menjalankan Program Digital Government Internship, sebuah program Magang ASN DIGI-GO Internship Pengembangan Kompetensi ASN berbasis Corporate University yang bertujuan memperkuat kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Kepri.

ASN DIGI-Go Internship secara resmi dibuka di Collaboration Room Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (9/6/2026).

Kepala BPSDM Kepri Any Lindawati menjelaskan bahwa program Digital Government Internship merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara BPSDM dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau sebagai tempat pembelajaran dan praktik kerja.

Program ini dirancang dengan pendekatan learning from experience sehingga peserta dapat belajar secara langsung melalui pengalaman kerja. Metode ini memberi ruang kepada peserta untuk lebih memahami konsep, dan terlibat dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan dan inovasi birokrasi, juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kompetensi ASN.

“Pembekalan Magang ASN DIGI-GO Internship menjadi wadah bagi ASN untuk belajar dari praktik terbaik, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan digital yang dibutuhkan dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, adaptif dan berorientasi pada masyarakat,” kata Any.

Ia menambahkan, program magang juga akan mendorong pembelajaran yang relevan dengan tugas jabatan dan kebutuhan organisasi melalui kombinasi pembelajaran formal, kolaboratif, serta berbasis pengalaman kerja.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, BPSDM akan memberikan sertifikat setara 20 jam pelajaran kepada ASN yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program magang.

Di tahap awal ini, kegiatan magang diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Setiap OPD mengirimkan dua orang peserta untuk mengikuti program yang berlangsung selama 10 hari, mulai 9 hingga 23 Juni 2026.

Untuk ke depan, BPSDM akan terus mengembangkan program magang yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi. Melalui langkah tersebut, pengembangan kompetensi ASN diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, terukur, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Program DIGI-GO Internship kami harapkan mampu melahirkan ASN yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjadi penggerak utama transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” timpal Any.

Mendukung Percepatan Transformasi Digital

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kepri James Simon Pattikawa menyatakan bahwa Program DIGI-GO Internship merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas ASN di era digital.

“Program ini diharapkan mampu mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan,” kata James.

Dalam praktiknya, jelas James, peserta magang akan dibekali berbagai kompetensi, mulai dari pembekalan kompetensi publikasi jurnalistik, mobile photograpy, teknik pengambilan video dan editing, infografis, serta evaluasi peningkatan website dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Kompetensi tersebut dinilai penting untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis digital,” jelasnya.

Menurut James, pengembangan kompetensi ASN saat ini harus mampu menjawab tantangan transformasi digital yang terus berkembang. Karena itu, program magang menjadi salah satu pendekatan yang efektif untuk mengintegrasikan kebutuhan organisasi dengan pengembangan kapasitas individu secara berkelanjutan.

“Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan yang relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini,” kata James.

James juga mengatakan bahwa program DIGI-GO Internship ini juga sejalan dengan berbagai inisiatif nasional dalam pengembangan talenta digital sektor pemerintahan.

“Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas ASN agar mampu mendukung akselerasi transformasi digital di kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

 

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Ghaza
Editor : AK. Manik

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 16:23 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 14:20 WIB

Trending di Kepri